Khofifah soal PPKM di Jawa Timur: Cukup Signifikan Kendalikan Covid-19

Khofifah soal PPKM di Jawa Timur: Cukup Signifikan Kendalikan Covid-19

Terbaiknews - MADIUNKOMPAS.com-Gubernur Jawa TimurKhofifah Indar Parawansamengklaim pengendalian kasus...

MADIUN, KOMPAS.com-Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengklaim pengendalian kasus Covid-19 di Jawa Timur cukup signifikan setelah dua kali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM).

Kondisi itu terlihat jumlah kesembuhan pasien Covid-19 yang meningkat dan perawatan warga yang terpapar corona banyak menurun.

“Kalau yang yang sembuh meningkat dan dirawat menurun maka sesungguhnya sudah ada pengendalian Covid-19 di Jatim yang cukup signifikan dari pelaksanaan PPKM,” kata Khofifah usai mengunjungi Kampung Tangguh Semeru di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Minggu (7/2/2021).

Khofifah Sebut Kasus Covid-19 di Jatim Melandai, BOR Sudah 54 Persen

Mantan Menteri Sosial itu memaparkan data terkini sejak PPKM diterapkan di Jawa Timur sejak 11 Januari hingga hari ini.

Data hari ini penggunaan bed occupancy rate (BOR) atau tempat isolasi turun 24 persen dari 79 persen menjadi 55 persen.

“Dari data itu terlihat penggunaan rumah sakit (bagi pasien covid-19) yang cukup signifikan,” kata Khofifah.

Tak hanya itu, penggunaan ruang ICU bagi pasien Covid-19 juga menurun enam persen dari 73 persen menjadi 67 persen.

Khofifah Minta Polisi Evakuasi Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri yang Tak Didukung Lingkungan

Selain itu, positivity rate berupa perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan menurun dari 20 persen ke 18 persen.