IHSG Diprediksi Melemah Lagi, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Melemah Lagi, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Terbaiknews - - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diproyeksikan akan bergerak melemah pada Senin (1/2/2021)....

, - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diproyeksikan akan bergerak melemah pada Senin (1/2/2021). Sebelumnya IHSG ditutup negatif dengan penurunan 1,96 persen pada level 5.862,35.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, masih banyaknya berita negatif di pasar membuat IHSG berpeluang mengalami koreksi diawal pekan dan bangkit di akhir pekan.

Selain itu, pelemahan IHSG yang cukup dalam mendorong aksi forced sell sekuritas untuk mengurangi posisi margin nasabah.

Sebagian Besar KKKS Lampaui Target Produksi Minyak dan Gas Pada 2020

“Pasar saham dapat Kembali terkoreksi di awal pekan dan berpotensi rebound di akhir pekan. Penurunan harga saham banyak mendorong terjadinya forced sell yang dilakukan sekuritas untuk mengurangi posisi margin nasabah ritel juga menjadi pemberat pasar,” kata Hans Minggu (31/1/2021).

Beberapa sentimen negatif yang mendorong pelemahan IHSG awal pekan ini antara lain, penolakan jumlah stimulus fiskal usulan Biden oleh politisi dari Partai Republik karena dinilai terlalu besar dan terlalu cepat.

Beberapa anggota parlemen Partai Demokrat juga mempertanyakan dasar dari besaran yang diajukan.

“Hal ini membuat potensi tertundanya paket stimulus fiskal Biden empat sampai enam pekan ke depan,” jelas Hans.

Kemudian, masalah persaingan investor ritel vs hedge fund menjadi hiruk pikuk di pasar Wall Street seminggu terakhir.

Investor ritel yang terorganisir melalui forum online Reddit, telah memaksa hedge fund membalikkan posisi short dan menderita kerugian. Panasnya persaingan investor ritel dan hedge fund berpotensi menyebabkan pasar saham AS menjadi lebih berfluktuasi dan cenderung tertekan turun.

Selain itu, International Monetary Fund (IMF) juga menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021. Dalam World Economic Outlook Update: January 2021, IMF memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini sebesar 4,8 persen. Hal ini berdampak pada turunnya proyeksi pertumbuhan ekonomi dan menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan.