Pelapor Abu Janda Diteror, Cek Cara Amankan Akun Twitter

Pelapor Abu Janda Diteror, Cek Cara Amankan Akun Twitter

Terbaiknews - JakartaCNN Indonesia -- Belakangan ini marak terjadi peretasan yang dilakukan oleh sebagian pihak...

Jakarta, CNN Indonesia --

Belakangan ini marak terjadi peretasan yang dilakukan oleh sebagian pihak untuk melangsungkan teror. Salah satunya pada akunÂTwitter Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris Pertama usai melaporkan kasus rasisÂAbu Janda alias Permadi Arya.

Tidak hanya di Indonesia saja, peretasan akun Twitter juga pernah dialami oleh tokoh dunia, di antaranya Elon Musk, Joe Biden, Barack ObamaÂhingga Kim Kardashian.

Menjaga serta melindungi akun dari potensi peretasan yang dinilai dapat merugikan pengguna wajib dilakukan seluruh pemilik media sosial. Dikutip dari Indiaexpress, ada beberapa cara yang dapat dilakukan pengguna Twitter untuk lindungi akunnya:


1. Aktifkan autentikasi dua faktor

Hal ini merupakan pengaman tambahan sekunder yang dinilai sulit untuk dicoba dan dipecahkan oleh hacker untuk meretas dan mendapatkan akses ke akun pengguna.

2. Gunakan kata sandi yang tidak bisa dipecahkan

Cara ini dapat menghindari dari serangan hacker yang dapat meretas ke akun pribadi pengguna. Disarankan untuk menghindari penggunaan angka ulang tahun, nomor telepon, tanggal tahun, nomor identitas, nama hewan peliharaan atau nama anak pengguna sebagai kata sandi.

Jika hal tersebut dilakukan, maka dengan mudahnya peretas dapat masuk untuk mengakses akun tersebut.

3. Unfollow dan blokir akun yang menguntit atau dirasa mengganggu ketika menggunakan aktivitas Twitter

Jika pengguna menemukan akun yang memberikan perlakuan berbeda, maka disarankan untuk melakukan unfollow dan blok pada akun mencurigakan itu. Untuk memberikan proteksi selanjutnya dari akun mencurigakan itu, maka pengguna disarankan untuk melakukan blokir lanjutan.

Apabila Anda dan teman Anda ingin memblokir akun yang sama, Anda dapat menggunakan fitur blokir lanjutan, dan mengekspor atau mengimpor daftar akun yang diblokir dari dalam menu Pengaturan.

4. Waspadai Phising dan Peretasan menggunakan informasi pribadi lewat email dan pesan langsung/ direct message dari Twitter

Penjahat siber terkadang memancing targetnya dengan membagikan sebuah tautan lewat pesan, yang isinya pemberitahuan bahwa akun Twitter Anda telah diretas. Lalu hacker itu akan memberikan link yang mengubah kata sandi Anda dengan sendirinya.

Trik tersebut kerap dilakukan peretas yang menjadi tanda bahwa ada seseorang yang ingin meretas akun Twitter Anda.

5. Jangan berikan izin notifikasi

Setiap kali menerima pemberitahuan yang isinya meminta izin seperti meminta akses gambar dan detail kontak, maka disarankan untuk mencermati fungsinya kembali. Cara ini bisa menjadi potensi peretas untuk mendapatkan akses ke ponsel atau ke PC pengguna.

6. Gunakan proteksi pihak ketiga

Dikutip dari CNBC, untuk pengguna Twitter di ponsel, disarankan untuk mengunduh aplikasi keamanan terlebih dahulu sebelum Twitter log in di ponsel Anda.

Ada beberapa aplikasi yang dapat memberikan proteksi, salah satunya Microsoft Authenticator. Aplikasi ini dapat diunduh bagi pengguna Android, maupun Apple. Berikut caranya:

- Buka akun Twitter di iPhone atau Android, pilih menu akun lalu masuk ke menu keamanan.

- Pilih Verifikasi lalu tekan nyalakan verifikasi Login.

- Pilih aplikasi keamanan seluler yang Anda miliki, lalu masukan sandi Twitter Anda.

- Ketuk Set Up Now dan pengguna berhasil melengkapi perlindungan yang berlapis untuk menghindari akun dari peretasan.

Aplikasi pelindung tersebut biasanya akan mengirimkan kode enam digit yang digunakan sebagai prasyarat untuk masuk ke sebuah akun Twitter.

(can/DAL)
[Gambas:Video CNN]