Valuasi Unicorn RI: Traveloka Salip OVO, Bukalapak Mengancam

Valuasi Unicorn RI: Traveloka Salip OVO, Bukalapak Mengancam

Terbaiknews - JakartaCNBC Indonesia - Lembaga riset CBInsights baru-baru ini meluncurkan laporan terbaru soal...

Jakarta, CNBC Indonesia - Lembaga riset CBInsights baru-baru ini meluncurkan laporan terbaru soal valuasi startup unicorn tanah air. Dalam laporan tersebut ada dua startup unicorn Indonesia yang mengalami peningkatan valuasi.

Startup tersebut adalah Traveloka yang mencatatkan valuasi US$3 miliar padahal setahun sebelumnya baru US$2 miliar. Sementara Bukalapak valuasinya naik dari US$1 miliar menjadi US$2,5 miliar.

Sementara OVO valuasinya stabil di US$2,9 miliar. Ini artinya Traveloka berhasil melampaui valuasi OVO dan Bukalapak siap mengejar valuasi OVO. Adapun valuasi Gojek sebesar US$10 miliar dan Tokopedia US$7 miliar, seperti dikutip dari situs CBInsights, Rabu (21/10/2020).


CBInsights tak menjelaskan penyebab kenaikan valuasi Traveloka, dan Bukalapak sementara OVO, TokopediaÂdan Gojek stagnan.

Informasi saja, pada pertengahan tahun ini Traveloka mengumumkan suntikan dana sebesar US$250 juta dari sejumlah investor. Salah satunya EV Growth. CEO Traveloka, Ferry Unardi, mengatakan bahwa pendanaan ini nantinya akan digunakan untuk memperbaiki kondisi bisnis perusahaan yang sempat melandai sejak awal masa pandemi Covid-19.

"Traveloka sangat terpengaruh oleh pandemi Covid-19. Kami berada di titik paling rendah sejak perusahaan berdiri," kata Ferry Unardi dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.

Adapun Bukalapak pada Oktober tahun lalu mendapatkan suntikan dana dari Shinhan Financial Group asal Korea Selatan. Sejak itu valuasi perusahaan menjadi US$2,5 miliar.


(roy/sef)