Profil Andi Jassy CEO Amazon, Penerus Jeff Bezos

Profil Andi Jassy CEO Amazon, Penerus Jeff Bezos

Terbaiknews - JakartaCNBC Indonesia - Salah satu rang terkaya di duniaJeff Bezos memutuskan mundur sebagai CEO...

Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu rang terkaya di dunia, Jeff Bezos memutuskan mundur sebagai CEO Amazon setelah 30 tahun memimpin perusahaan. Posisinya akan digantikan oleh Andy Jassy.

Pergantian pucuk pimpinan di raksasa e-commerce ini akan terjadi pada kuartal III-2021. Seterusnya, Jeff Bezos akan menjadi chairman executive Amazon dan fokus menjalankan proyek lainnya.

Andy Jassy saat ini berposisi sebagai kepala bisnis cloud computing (komputasi awan) Amazon. Ia telah mengabdi di Amazon selama 24 tahun. Amazon merupakan perusahaan pertama dia bekerja.


Andy Jassy bergabung dengan Amazon pada 1997 setelah lulus dari Harvard Business School (HBS). Ketika lulus dia tak pernah membayangkan akan bekerja di Amazon.

"Saya mengikuti ujian akhir di HBS Jumat pertama Mei 1997, dan saya mulai kerja di Amazon senin depannya," ujar Andy Jassy. "Tidak, saya tidak tahu apa pekerjaan saya nantinya, atau apa jabatan saya nantinya."

Andy Jassy merupakan penemu Amazon Web Services (AWS), sebuah bisnis cloud computing yang infrastrukturnya kini digunakan jutaan perusahaan, sekolah, dan pemerintah untuk menjalankan situs web dan aplikasi.

Kehebatan Andy Jassy adalah membawa Amazon Web Services tumbuh dengan pesat. Ia bahkan bisa menyaingi pemain lama di bisnis ini seperti Oracle dan Microsoft. Saat ini AWS menguasai 30% pangsa pasar cloud computing global.

"Latar belakang Jassy dalam mengarahkan AWS menunjukkan beta pentingnya bisnis ini terhadap strategi bisnis Amazon," ujar peneliti Mindshare World Wide Tom Johnson, seperti dikutip dari Guardian, Rabu (3/2/2021).

Bagi orang yang pernah bekerja dengannya, Andy Jassy dikenal sebagai orang yang tegas, teliti, tak pantang menyerah dengan kesabaran tinggi mengayomi orang-orang yang tak siap bekerja dengan cepat.

"Dia tidak bisa dibodohi," ujar Scott Chancellor, mantan direktur AWS. "Jika Anda tidak siap bertemu dengannya dan mencoba menutupi kekurangan itu dengan pembicaraan yang halus, dia akan tahu dan dia akan menjelaskannya."

"Orang tidak melakukan yang terbaik dalam pertemuan itu tidak akan mendapatkan kesempatan kedua, setidaknya tidak untuk waktu yang lama."


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)