Cara Pilih VPN yang Aman

Cara Pilih VPN yang Aman

Terbaiknews - JakartaCNN Indonesia -- Mobile Virtual Private Network atau VPNÂsempat 'naik daun' karena...

Jakarta, CNN Indonesia --

Mobile Virtual Private Network atau VPNÂsempat 'naik daun' karena pembatasan fitur media sosialyang sempat diterapkan pemerintah JokoÂWidodoÂ2019 lalu.

Pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya menyarankan kepada pengguna untuk hati-hati memilih VPN. Para pengguna internet baiknya waspada ketika hendak mengunduh VPN agar tak terjebak VPN palsu yang disisipkan malware berbahaya.

VPN kerap digunakan untuk mengakali pembatasan internet. UntukÂmenghindari hal yang berbahaya, berikut cara aman sebelum mengunduhÂVPNÂdi komputer atau ponsel.


1. Perhatikan klaim yang tidak berdasar

Jika Anda melihat pengembang VPN yang memposisikan produknya sebagai yang tercepat dan paling aman, jangan mudah percaya.

Anda harus mencari pernyataan tinjauan dari pihak ketiga yang juga memakai VPN itu, jika tidak ada tinjauan sama sekali maka cari lah aplikasi VPN lain.

2. Tinjauan pelayanan konsumen yang diberikan oleh pengembang

Sebelum mengunduh VPN, Anda harus meninjau pengembang apakah mereka menyediakan pelayanan yang memadai dan beragam jika terjadi masalah ketika menggunakan VPN.

Selain itu apakah pengembang menawarkan halaman obrol, forum komunitas, atau FAQ. Lalu apakah pengembang juga memanfaatkan media sosial mereka seperti Twitter untuk memberikan tanggapan jika terjadi masalah.

3. Baca Syarat dan Ketentuan VPN

Pengembang VPN biasanya hanya mencatat beberapa log data seperti durasi koneksi atau bandwith yang digunakan untuk meningkatkan layanan mereka.

Namun jika pengembang hendak menyimpan informasi tentang situs yang telah Anda kunjungi dan file apa saja yang diunduh, disarankan untuk mencari VPN lain yang tidak menyimpan informasi pribadi bahkan alamat IP yang Anda gunakan.

4. Perhatikan Ulasan VPN Secara Online

Ulasan online bakal memberi tahu Anda terkait keabsahan penyedia layanan VPN. Mulai dengan pencarian Google sederhana lalu jelajahi beberapa situs untuk melihat apa yang dikatakan orang tentang layanan ini.

Anda tidak hanya mencari informasi tentang pengalaman mereka namun perhatikan juga sejauh apa ulasan itu berjalan. Jika satu-satunya ulasan yang Anda temukan telah diunggah dalam sebulan terakhir, terindikasi layanan VPN ini tidak dapat dipercaya.

5. Gunakan VPN Berbayar

Jika Anda ingin menikmati manfaat keamanan data saat menggunakan VPN, disarankan untuk menggunakan VPN berbayar. Biasanya, VPN gratisan mencuri data dan dapat menjualnya kepada pihak ketiga demi mendapatkan untung dari komisi penjualan.

Saat Anda memutuskan untuk membeli VPN, perhatikan juga kebijakan pengembalian uang. Sebagian besar VPN yang asli akan menawarkan jaminan yang kembali antara tujuh hingga 30 hari.

(din/DAL)

[Gambas:Video CNN]