Jauh Sebelum Peretasan, Pegawai Kontrak Twitter Sempat Mata-matai Akun Seleb

Jauh Sebelum Peretasan, Pegawai Kontrak Twitter Sempat Mata-matai Akun Seleb

Terbaiknews - Jakarta - Beberapa minggu lalusempat ramai kabar mengenai akun-akun Twitter milik figur publik...

, Jakarta - Beberapa minggu lalu, sempat ramai kabar mengenai akun-akun Twitter milik figur publik yang diretas. Akun-akun tersebut kemudian mencuit tentang Bitcoin.

Namun sebelum kejadian itu, pegawai kontraktor Twitter rupanya sempat menggunakan tool internal Twitter untuk memata-matai akun selebritas. Salah satunya adalah akun milik Beyonce.

Demikian dilaporkan Bloomberg yang menyoroti masalah keamanan di perusahaan. Mengutip laman The Verge, Rabu (29/7/2020), toolTwitter yang dimaksud memungkinkan staf untuk melakukan hal-hal tertentu pada akun. Misalnya mengatur ulang akun atau menanggapi pelanggaran konten.

Namun, menurut laporan Bloomberg, tampaknya tool tersebut juga bisa dipakai untuk memata-matai atau meretas akun.

Contohnya pada tahun 2017 dan 2018, sejumlah pegawai kontrak membuat help-desk palsu yang memungkinkan mereka untuk mengintip akun-akun selebritas, termasuk Beyonce.

Salah satu hal yang dilakukan adalah melacak data personal para selebritas, termasuk di antaranya mengakses alamat IP perangkat untuk mencari tahu lokasi para selebritas.

Sejumlah pekerja kontrak itu dipekerjakan oleh vendor layanan profesional Cognizant yang sampai saat ini dilaporkan masih bekerja sama dengan Twitter.

Kepada Bloomberg, seorang juru bicara Twitter mengatakan, lebih dari 1.500 karyawan dan pegawai kontrak memiliki akses untuk membuat perubahan di akun pengguna.

"Namun kami tidak memiliki indikasi partner yang bekerja sama dengan kami untuk keperluan layanan pelanggan dan manajemen akun berperan dalam pelanggaran yang terjadi awal bulan ini," katanya.