Tampil Kurang Maksimal, Bintang Muda Malaysia Banjir Kritikan

Tampil Kurang Maksimal, Bintang Muda Malaysia Banjir Kritikan

Terbaiknews - INDOSPORT.COM - Tampil kurang maksimal di Asian Legbintang muda bulutangkis Malaysia Lee Zii Jia...

INDOSPORT.COM - Tampil kurang maksimal di Asian Leg, bintang muda bulutangkis Malaysia Lee Zii Jia banjir kritik pedas dari eks pejabat Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) James Selvaraj.

Pebulutangkis Lee Zii Jia memang tampil kurang maksimal di tiga gelaran Asian Leg, mulai dari Yonex Thailand Open 2021, Toyota Thailand Open 2021 dan BWF World Tour Finals 2020 yang digelar di Impact Arena, Bangkok, Thailand, mulai 12 - 31 Januari 2021.

Di Thailand Open 2021 seri pertama, Lee Zii Jia tersingkir di perempat final. Sementara di Thailand Open 2021 seri kedua, bintang muda Malaysia tersingkir di babak pertama. Sedangkan di BWF World Tour Finals 2020, ia tersingkir di penyisihan grup.

Hasil tidak maksimal yang diraih oleh Lee Zii Jia di tiga kompetisi itu pun membuat eks pejabat BAM James Selvaraj melontarkan kritik padanya. Menurutnya, bintang muda Malaysia sama sekali tidak memiliki kecepatan dan tidak punya hasrat ingin menang.

“Bagi saya, Zii Jia sepertinya tidak memiliki kecepatan, kecepatannya sepertinya telah menurun dibandingkan sebelumnya. Dia seperti acuh tak acuh ketika bermain," katanya.

"Tidak ada 'umphh', tidak ada perasaan ingin 'membunuh' (lawan). Dia kalah dari (Viktor) Axelsen bahkan seperti 'jika kamu mau menang, ya menang'," ujar James Selvaraj dikutip dari situs olahraga Berita Harian.

Lebih lanjut lagi James Selvaraj mengatakan bahwa dirinya paham betul bahwa Thailand Open 2021 dan BWF World Tour Finals 2020 merupakan turnamen pertama yang dilakoni oleh Lee Zii Jia setelah pandemi. Tetapi menurut eks pejabat BAM, masalah yang terjadi ada di diri bintang muda Malaysia sendiri.

"Dia bisa bermain dengan mereka tapi dia tidak bisa memperbaiki pola permainannya. Jika Anda melihat permainannya, sepertinya tidak ada perencanaan permainan. Dia bermain seperti dia hanya perlu bermain. Tidak ada perasaan ingin 'bunuh lawan'," lanjutnya.

“Jadi, pelatih perlu membangun semangat, psikologi untuk 'membunuh' lawan seperti harimau yang ingin menerkam mangsanya dan sikap seperti itu harus ada dalam dirinya. Jika tidak sulit baginya karena hanya beberapa bulan sebelum Olimpiade," tuturnya.

Setelah pertandingan di Thailand Open 2021 dan BWF World Tour Finals 2020, bintang muda Malaysia Lee Zii Jia akan kembali tampil pada bulan Maret mendatang di kompetisi bulutangkis internasional yang digelar di Eropa.