Corona Mewabah di Indonesia, Fajar Alfian Pilih Bertahan di Asrama PBSI

Corona Mewabah di Indonesia, Fajar Alfian Pilih Bertahan di Asrama PBSI

Terbaiknews - PBSI telah menerapkan sistem latihan bebas aktif lantaran tertundanya turnamen hingga akhir Mei....

PBSI telah menerapkan sistem latihan bebas aktif lantaran tertundanya turnamen hingga akhir Mei. Penundaan itu diakibatkan wabah virus Corona.

Para atlet bulutangkis penghuni Pelatnas PBSI tak diberikan program latihan intensif. Mereka hanya diimbau untuk tetap menjaga kondisi fisik.

Kendati PBSI telah memberikan kelonggaran, tak semua atlet memiliki pikiran untuk cepat-cepat kembali ke kampung halaman masing-masing. Fajar Alfian salah satunya.

Corona Mewabah di Indonesia, Fajar Alfian Pilih Bertahan di Asrama PBSI
Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi penentu kemenangan tim beregu putra Indonesia atas Korea Selatan dalam babak penyisihan Grup A Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020 di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, Rabu (12/2/2020). [Dok. PBSI]

Pebulutangkis spesialis ganda putra Indonesia itu mengaku ingin tetap bertahan di asrama Pelatnas PBSI.

Partner Muhammad Rian Ardianto itu tak ingin ambil risiko dengan pulang ke rumah ditengah wabah Corona di Indonesia.

"Saya jelas kangen keluarga di rumah, tapi ya mau bagaimana lagi. Banyak faktor yang membuat saya untuk tidak pulang," ujar Fajar Alfian saat dihubungi Suara.com, Minggu (29/3/2020).

"Kalau saya pulang juga justru rawan ya. Di jalan rawan, sama kalau di rumah takut tak terkontrol (pola latihan dan makannya)," tambahnya.

Menurut Fajar Alfian bertahan di asrama Pelatnas PBSI adalah keputusan paling tepat.

Kendati tak ada turnamen hingga dua bulan ke depan, Fajar Alfian masih bisa berlatih dengan fasilitas yang mumpuni.

"Di daerah rumah saya juga kan tidak tahu kondisi (penyebaran Corona) seperti apa. Lagi pula di rumah tak ada fasilitas latihan seperti di asrama," jelas atlet kelahiran Bandung, Jawa Barat.