BWF World Tour Finals: Nostalgia Perunggu Olimpiade Athena 2004 Flandy Limpele/Eng Hian

BWF World Tour Finals: Nostalgia Perunggu Olimpiade Athena 2004 Flandy Limpele/Eng Hian

Terbaiknews - INDOSPORT.COM – Selain kemenangan wakil Indonesiaterdapat momen membahagiakan lainnya yang...

INDOSPORT.COM – Selain kemenangan wakil Indonesia, terdapat momen membahagiakan lainnya yang terjadi pada laga Greysia Polii/Apriyani Rahayu versus psangan ganda putri Malaysia, Vivian Hoo/Yap Cheng Wren, pada Kamis (28/1/21) di Impact Arena, Bangkok, Thailand.

Hal tersebut tidak lain merupakan pertemuan para pelatih setiap pasangan yang membangkitkan kenangan atas medali perunggu ganda putra Indonesia pada Olimpiade Athena 2004, yakni Eng Hian dan Flandy Limpele.

Eng Hian merupakan pelatih kepala ganda putri Indonesia sedangkan Flandy Limpele kini bertugas untuk menjadi pelatih ganda putri Malaysia.

Flandy resmi bergabung dengan Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) pada Juni 2020. Keputusan ini juga mengejutkan bagi para pencinta bulutangkis.

Keduanya pun sempat disorot oleh kamera di tengah tegangnya momen pertandingan. Pertemuan tersebut pun dilanjutkan pasca pertandingan berakhir. Mereka mengakhirinya dengan foto bersama dengan tetap mengenakan masker.

Munculnya Flandy Limpele di tengah pertandingan ini pun membuat banyak publik bulutangkis merindukan sosoknya untuk kembali bergabung bersama skuat Indonesia.

Kilas balik sejarah Flandy Limpele/Eng Hian pada Olimpiade Athena 2004, mereka merupakan pasangan ganda putra andalan Indonesia pada saat itu. Selain mereka, ada pula pasangan Sigit Budiarto/Tri Kusharjanto dan Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto.

Namun, hanya Flandy/Eng Hian yang lanjut ke babak empat besar dan berhasil meraih perunggu usai mengalahkan pasangan Korea Selatan, Kim Dong Moon/Ha Tae Kwon dengan skor akhir 15-8 dan 15-2.

Selain perunggu Olimpiade 2008, Flandy/Eng Hian juga sukses meraih prestasi lainnya seperti medali emas SEA Games 1999 untuk kategori beregu, juara Korea Open 1999, Denmark Open 2000, dan masih banyak lagi.