Rossi Kecam Lorenzo: Dia Tak Lakukan Tugas di Yamaha

Rossi Kecam Lorenzo: Dia Tak Lakukan Tugas di Yamaha

Terbaiknews - JakartaCNN Indonesia -- Valentino RossiÂmengecam mantan rekan satu timnyaÂJorge...

Jakarta, CNN Indonesia --

Valentino RossiÂmengecam mantan rekan satu timnyaÂJorge Lorenzo dengan menganggapÂeks pembalap asal Spanyol itu tidak bekerja diÂYamaha di sepanjang MotoGP 2020.

Dikutip dari Corsedimoto, Yamaha tidak pernah menggelar tes pribadi bersama Jorge Lorenzo di musim ini. Satu-satunya tes yang dilakukan Lorenzo hanya di Portimao, Portugal beberapa waktu lalu. Hal itu menjadi salah satu kendala bagi Yamaha yang sering bermasalah di MotoGP 2020.

Kehadiran Lorenzo di awal musim diharapkan bisa meningkatkan performa Yamaha. Faktor itu juga yang tampaknya membuat Rossi sedikit geram karena sering terpuruk di musim ini.


"Ini adalah masalah mendasar pertama, karena pada musim 2020 pabrikan lain memiliki tim penguji yang sangat aktif yang melakukan tur di Eropa dengan pembalap Eropa seperti Pirro, Bradl, [Dani] Pedrosa dengan KTM," ujar Rossi dikutip dari Corsedimoto.

"Anggap saja Lorenzo tidak melakukan tugasnya. Tahun depan kami akan memiliki tim penguji yang serius di Eropa," ucap Rossi menambahkan.

Rossi Kecam Lorenzo: Dia Tak Lakukan Tugas di Yamaha

The Doctor menyambut baik respons Yamaha yang merekrut Cal Cruthclow sebagai pembalap penguji di musim 2021 menggantikan Lorenzo. Meskipun, juara dunia 9 kali itu menginginkan Andrea Dovizioso sebagai penguji Yamaha.

"Saya ingin Dovizioso menjadi pembalap penguji, karena dia pembalap yang cepat, sangat sensitif, dan berpengalaman," tutur Rossi.

"Tapi Crutchlow, adalah pembalap yang bisa menekan motorÂhingga batasnya," kata Rossi melanjutkan.

Balapan MotoGP Portugal berlangsung pada Minggu (22/11). Balapan MotoGP Portugal bisa disaksikan lewat siaran langsung di Trans 7 dan live streaming di CNNIndonesia.com.

(sry/jal)

[Gambas:Video CNN]
Rossi Kecam Lorenzo: Dia Tak Lakukan Tugas di Yamaha Valentino Rossi sebut Jorge Lorenzo tak bekerja di Yamaha. (AFP PHOTO / JOSEP LAGO)