Tips Konyol Bersepeda Ini Mulai Ditinggalkan, Ada yang Lucu

Tips Konyol Bersepeda Ini Mulai Ditinggalkan, Ada yang Lucu

Terbaiknews - JakartaIDN Times - Ilmu pengetahuan terus berkembangteknologi pun terus bermunculan. Apa yang...

Jakarta, IDN Times - Ilmu pengetahuan terus berkembang, teknologi pun terus bermunculan. Apa yang dulu dianggap berfaedah, kini justru ditinggalkan karena gak lagi sesuai dengan situasi terkini.

Nah, berikut tips-tips yang dulu pernah dijalankan para goweser namun kini telah ditinggalkan. Beberapa di antaranya terdengar lucu dan bikin geleng-geleng kepala.

1. Menggunakan daging mentah untuk mencegah lecet

Tips Konyol Bersepeda Ini Mulai Ditinggalkan, Ada yang Lucuunsplash.com/Talles Alves

Dulu, pesepeda disarankan melapisi sadel dengan daging mentah agar tidak timbul lecet saat menggowes. Daging mentah dianggap sebagai tempat duduk alami. Tips ini beredar dari ajang Tour de France pada era 1930-an.

Namun, ide menduduki daging mentah bisa menimbulkan risiko infeksi. Kini, lecet dari sadel bisa diobati dengan krim khusus atau memilih sadel dengan tepat untuk mencegah lecet sadel.

2. Menggunakan kubis basah untuk mendinginkan kepala

Tips Konyol Bersepeda Ini Mulai Ditinggalkan, Ada yang Lucuflickr.com/rh sport concept rh sport concept

Di awal era 1900, cara untuk menjaga kepala tetap dingin saat bersepeda dengan helm adalah meletakkan kubis yang sudah direndam air di bawah helm.

Strategi mendinginkan kepala ini tapi justru bisa mencegah pendinginan di kepala karena kubis menghalangi aliran udara ke kulit.

Hari ini, pesepeda diberikan banyak pilihan helm dengan desain yang mengoptimalkan aliran udara ke kepala walau mengenakan helm.

3. Gowes tanpa minum air dinilai pro

Tips Konyol Bersepeda Ini Mulai Ditinggalkan, Ada yang Lucuflickr.com/Bradley Gordon

Beberapa waktu lalu, salah satu tip pelatihan yang beredar di kalangan pesepeda profesional di Eropa adalah minum air seminimal mungkin.

Idenya adalah bahwa hanya seorang amatir yang banyak minum air. Bahkan penyelenggara balapan kerap mempersulit pesepeda untuk mengambil air.

Terkadang pesepeda harus berhenti dan menggerebek kafe-kafe lokal untuk bisa minum air.