Turis Eropa Tunda Kunjungan ke Jabar karena Isu Corona

Turis Eropa Tunda Kunjungan ke Jabar karena Isu Corona

Terbaiknews - BANDUNG- Merebaknya virus Covid-19 di beberapa negara berdampak pada wisata di Indonesiatak...

BANDUNG, - Merebaknya virus Covid-19 di beberapa negara berdampak pada wisata di Indonesia, tak hanya di daerah wisata seperti Bali tapi juga berlaku di wilayah Jawa Barat.

Apalagi saat ini, Pemerintah Provinsi Jabar tengah mendongkrak jumlah kunjungan Wisman Eropa dan Amerika, namun isu Covid-19 ini menjadi momok bagi sebagian orang, khususnya Wisman Eropa.

Namun, wisman Eropa menganggap lokasi negara Indonesia berdekatan dengan negara tetangga yang diketahui terdapat pasien terpapar Covid-19 seperti China dan Singapura.

Tunda Kunjungan Turis China, Pemprov Jateng Gencarkan Promosi Wisata ke Timur Tengah


Karenanya, sebelum mengunjungi Indonesia, mereka ingin memastikan Indonesia bebas dari virus tersebut.

Kekhawatiran itu menyebabkan Wisman Eropa menunda kunjungannya ke Indonesia.

"Terutama (wisman) dari Eropa berpikir Indonesia dekat dengan China padahal jauh. Apalagi Singapura ada kasus, sementara penerbangan lewat Singapura," kata Ketua DPD Asita Jabar, Budijanto Ardiansjah yang dihubungi Kompas.com, Jumat (14/2/2020) .

"Terjadi penundaan wisatawan Eropa. Mereka minta konfirmasi apakah indonesia aman atau tidak, mereka juga menunda kunjungan sampai memastikan kondisinya aman," ujar Budi.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyusun strategi untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisman dari Eropa dan Amerika.

Data BPS menunjukkan jumlah kunjungan wisman asal Eropa ke Indonesia pada Januari-September 2019 mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 sebanyak 0,11 persen. Dari 1.566.900 wisman pada 2018 menjadi 1.565.200 wisman pada 2019.

Meski begitu, jumlah kunjungan wisman Eropa ke Jabar pun menurut Budi tak terlalu besar. Sebagian besar tujuan mereka adalah wisata di Bali.

"Jabar rata-rata hanya 8-10 persen saja," ujarnya.