Pemprov Sulut targetkan pelaksanaan PLKA di wilayah perbatasan

Pemprov Sulut targetkan pelaksanaan PLKA di wilayah perbatasan

Terbaiknews - Manado (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan...

Manado (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat menargetkan untuk melaksanakan Pasar Lelang Komoditi Agro (PLKA) di wilayah perbatasan Sulut.
"PLKA 2020 rencananya akan dilakukan delapan kali, dan salah satunya di wilayah perbatasan Sulut," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulut Ronny Erungan di Manado, Selasa.
Ronny mengatakan ada tiga kabupaten kepulauan Sulut yang berbatasan langsung dengan Filipina yakni Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud.
"Kami akan mengadakan PLKA salah satunya di wilayah tersebut, karena potensi yang cukup besar, namun para petani dan pelaku usaha sulit untuk ikut kegiatan PLKA di Manado," katanya.
Dia mengatakan memang sebagian besar kegiatan PLKA dilakukan di Kota Manado karena antara penjual dan pembeli paling banyak di kota tersebut.
"Kami melihat potensi komoditas unggulan Sulut seperti pala, kelapa dan sebagainya cukup besar di daerah tersebut, maupun industri rumah tangga lainnya," jelasnya.
PLKA ini, katanya, akan mempertemukan secara langsung antara pembeli dan penjual, sehingga mata rantai perdagangan bisa dipotong. "Sehingga penjual dan pembeli bisa mendapat keuntungan lebih besar lagi," jelasnya.
Produk yang sering dibawa dalam PLKA yakni hasil perkebunan, pertanian, perikanan dan industri rumah tangga.