Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Terbaiknews - KOMPAS.com - Polisi menangkap AS (40) alias Badakpelaku pemerkosaan terhadap wanita penjual...

KOMPAS.com - Polisi menangkap AS (40) alias Badak, pelaku pemerkosaan terhadap wanita penjual gorengan berinisial HA (40) di tengah kebun sawit, Desa Rindang, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Sabtu (19/9/2020).

Polisi menyebut, pelaku ditangkap sekitar pukul 13.30 WIB atau dua jam setelah aksinya memperkosa HA.

"Pelaku ditangkap Polsek Rambah Hilir," kata Pau Humar Polres Rohul Ipda Totok Nurdianto kepada Kompas.com, melalui pesan WhatsApp, Minggu (20/9/2020).

Di hadapan polisi, AS mengaku khilaf telah memperkosa HA. Polisi pun telah menetapkan AS sebagai tersangka.

Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ancam Bunuh dan Pukul Korban

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan sepeda motor milik AS.

"Saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Rambah Hilir untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Totok.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban ditawari pelaku untuk berjualan warung tuak milik Pak Guru, karena di sana ramai pembeli.

LPSK Imbau Korban Perkosaan Melapor, Bisa Melalui Jalur Ini...

Korban yang saat itu bertemu dengan pelaku di warung tuak di Simpang D II Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, merasa tertarik dengan tawaran pelaku.

Gayung bersambut, pelaku menawarkan untuk mengantarkan ke warung tuak Pak Guru.

Sayangnya, di tengah perjalanan, pelaku membelokan sepeda motornya masuk ke dalam kebun sawit.

Di tempat itu korban diperkosa pelaku. Korban juga mengaku diancam akan dianiaya pelaku. Tak terima dengan perlakukan pelaku, korban lalu melapor ke polisi.

"Pelaku mulanya menawarkan jualan gorengan ke warung tuak Pak Guru, karena di sana ramai pembeli. Pelaku juga bersedia mengantar korban dengan sepeda motor," kata Totok, kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (20/9/2020)

(Penulis : Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor : Robertus Belarminus)