"Saya Sedih, Sudah Tua seperti Ini Tidak Bisa Tenang, Malah Jadi Banyak Pikiran"

Terbaiknews - KOMPAS.com - Rasminah (67)warga Kelurahanan Candirotomengaku sedih digugat anak pertamanya...

KOMPAS.com - Rasminah (67), warga Kelurahanan Candiroto, mengaku sedih digugat anak pertamanya bernama Maryanah (45) ke Pangadilan Negeri Kendal, Jawa Tangah.

Maryanah mengugat ibunya ke PN Kendal menuntut haknya atas sebagian tanah di depan lapangan sepak bola Kelurahan Candiroto. Ia mengklaim tanah itu dibelinya saat bekerja jadi tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia.

Saat ini, lahan tersebut sudah menjadi sawah dan warung kopi.

"Saya sedih, sudah tua seperti ini tidak bisa tenang. Malah jadi banyak pikiran dan sering sakit-sakitan," kata Rasminah, Minggu (24/1/2021), dikutip dari TribunJateng.com.

Saya Menyekolahkan Mereka Lebih dari Rp 3 Miliar, Nyarinya Juga Hujan Panas demi Keperluan Mereka

Rasminah mengaku sudah lelah mondar-mandir ke PN Kendal memenuhi panggilan untuk memberi keterangan.

"Saya sudah lima kali ke Pengadilan Negeri Kendal untuk memenuhi sidang gugatan," ungkapnya.

Lagi, Anak Gugat Ibu Kandung, Tuntut Tanah yang Diklaim Hasil Selama Jadi TKW

Kuasa hukum Ramisah dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Jaringan Kerja Relawan Hak Asasi Manusia (Jakerham) Adi Prasetyo mengatakan, untuk proses hukum masih terus berjalan meski melewati beberapa mediasi.

Kata Adi, dari jadwal yang ia terima, agenda sidang terdekat yakni agenda duplik dari tergugat menjawab replik dari penggugat rencananya dilaksanakan pada awal Februari.

Agenda yang seharusnya dijadwalkan pada 13 Januari 2021 harus diundur karena majelis Hakim pemeriksa perkara sakit.

"Agendanya kemarin adalah duplik dari tergugat namun ditunda," katanya.

40 Advokat Siap Dampingi Kakek Koswara yang Digugat Anaknya Rp 3 Miliar