Ridwan Kamil Minta Pemerintah Permudah Proses Klaim Pasien Covid-19

Ridwan Kamil Minta Pemerintah Permudah Proses Klaim Pasien Covid-19

Terbaiknews - BANDUNG- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta pemerintah pusat untuk mempermudah proses klaim...

BANDUNG, - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta pemerintah pusat untuk mempermudah proses klaim biaya perawatan atau pengobatan pasien Covid-19.

Hal itu ia sampaikan saat rapat koordinasi Percepatan Penyelesaian Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19 bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (29/9/2020).

Dalam rapat itu, Ridwan menjelaskan, saat ini jumlah klaim biaya pelayanan Covid-19 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar telah mencapai Rp 1,2 triliun dari sekitar 23.000 klaim pelayanan.

Namun, klaim yang terverifikasi baru 50 persen atau sekitar 11.300 klaim.

“Dari catatan kami di Jawa Barat, hampir 23.000 (berkas klaim pelayanan Covid-19) yang diajukan, totalnya lebih dari Rp. 1,2 triliun. Tapi verifikasi yang sesuai baru 50 persen atau 11.300-an. Jadi, dari 23.000 (klaim) itu 50 persennya masih bermasalah,” kata Emil, sapaan akrabnya, dalam rilis resmi yang diterima media.

Ridwan Kamil Ingatkan Keterisian Rumah Sakit di Jabar Sudah Lampu Kuning

Ia berharap dengan adanya klaim dari rumah sakit, biaya perawatan tak membebani pasien, apalagi bagi pasien yang kurang mampu.

Emil pun berharap pemerintah pusat melalui diskresinya bisa mengupayakan agar sisi kemanusiaan lebih diutamakan dalam situasi darurat kesehatan seperti saat ini.

“Mudah-mudahan juga (proses klaim) bisa lebih dipermudah jika kekurangannya (saat diverifikasi) itu sifatnya mungkin ketidakpahaman, bukan karena kesengajaan. Sehingga, jangan sampai korbannya sudah (terkena) Covid-19, ditagihkan biaya yang sangat besar, apalagi untuk mereka-mereka yang tidak mampu,” kata Emil.

Sementara itu, hingga kini masih terdapat 78 rumah sakit di Jabar yang belum mengajukan klaim biaya perawatan pasien Covid-19.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi mengecek rumah sakit tersebut.