Ridwan Kamil: Jawa Barat Provinsi Terbesar yang Zona Risiko Rendahnya Paling Banyak

Ridwan Kamil: Jawa Barat Provinsi Terbesar yang Zona Risiko Rendahnya Paling Banyak

Terbaiknews - SUKABUMIKOMPAS.com - Gubernur Jawa BaratRidwan Kamil mengungkapkan hasil evaluasi Gugus Tugas...

SUKABUMI, KOMPAS.com - Gubernur Jawa BaratRidwan Kamil mengungkapkan hasil evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terhadap provinsinya.

Hasil evaluasi itu dianggap Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, sebagai kabar baik.

"Berita baik, Provinsi Jawa Barat adalah provinsi terbesar yang zona risiko rendahnya paling banyak yaitu 88 persen," kata Kang Emil kepada wartawan di Sukabumi, Sabtu (25/7/2020).

Bakal Makam Sunda Wiwitan Disegel, Ridwan Kamil Minta Tak Ada Persekusi Sepihak

Menurut Kang Emil, dengan adanya hasil evaluasi tersebut sehingga dalam penanganan Covid-19 di Jawa Barat akan mengambil kebijakan baru yaitu zona hijau berbasis kecamatan.

Artinya bila di Sukabumi, ada satu kecamatan yang positif Covid-19 sedangkan lainnya tidak ada, berarti kecamatan yang nihil kasus bisa melaksanakan sekolah tatap muka.

"Persiapan sudah dilakukan. Kota Sukabumi menjadi contoh untuk sekolah tatap muka yang belum lama dikunjungi Pak Wapres," ujar dia.

Kang Emil hadir di Sukabumi pada kegiatan Touring Bhakti Sosial dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 di Lapang Merdeka.

Turut hadir di antaranya Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar Ade Adhyaksa, Kapolda Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Pangdam lll/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto.

Pesan Hoaks Warga Jatim Tak Bermasker Didenda Menjiplak Unggahan Ridwan Kamil

Rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat itu diterima Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan unsur Forkopimda Kota Sukabumi.

Sebagai informasi, berdasarkan informasi di https://pikobar.jabarprov.go.id/ pada 25 Juli 2020, ada 5.915 kasus orang terinfeksi Covid-19 di Jawa Barat.

Dari jumlah itu, sebanyak 3.238 di antaranya masih dalam perawatan dan isolasi mandiri.

Sedangkan jumlah orang yang sudah sembuh dari virus corona di Jawa Barat berjumlah 2.471 dan 206 lainnya meninggal dunia.