Pesan Edy Rahmayadi soal Korupsi: Istri Patut Curigai Suami Jika Punya Pendapatan di Luar Gaji

Pesan Edy Rahmayadi soal Korupsi: Istri Patut Curigai Suami Jika Punya Pendapatan di Luar Gaji

Terbaiknews - MEDAN– Agar terhindar dari tindak pidana korupsi dalam menjalankan tugas sebagai aparatur...

MEDAN, – Agar terhindar dari tindak pidana korupsi dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut diingatkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk tidak memperkaya diri dan orang lain serta merugikan negara.

Edy menyampaikannya dalam sosialisasi pencegahan korupsi bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Lili Pintauli Siregar di Aula Tengku Rizal Nurdin.

Hadir juga Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut R Sabrina, Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, Wakil Ketua PKK Sumut Sri Ayu Mihari, seluruh pimpinan OPD bersama istri.

“Jangan memperkaya diri, jangan memperkaya orang lain dan jangan merugikan negara. Pastikan hidup kita cukup, jika ada pendapatkan di luar pendapatan yang seharusnya, istri patut mencurigai suami,” kata Edy, Rabu (3/2/2021).

Gubernur Sumut Evaluasi dan Ingatkan ASN: Jabatan Itu hanya Sementara, Pasti Berakhir...

Dia mengungkapkan, saat ini sudah banyak pejabat Sumut yang menjadi pesakitan, rusak nama baiknya, rusak nama baik keluarga karena nafsu yang tidak bisa diatasi.

KPK juga tidak sembarangan menangkap orang, apalagi hanya karena administrasi yang salah. Penangkapan yang terjadi karena memang ada kesalahan yang sengaja dilakukan.

“Sampai detik ini kita belum bisa lepas dari belenggu korupsi, suatu perbuatan yang membuat rakyat sengsara. Kalau kita baik, mengikuti ajaran agama, KPK tidak perlu ada. Namun karena nafsu kita yang tidak terkendali makanya KPK ini ada,” tambahnya.

Edy Rahmayadi: Rakyat Itu Butuh Dana Segar, Harus Ada Uang Berputar