Pemkot Solo Putuskan Pelaku Usaha Tetap Buka Saat

Pemkot Solo Putuskan Pelaku Usaha Tetap Buka Saat "Jateng di Rumah Saja"

Terbaiknews - SOLO- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memutuskan pelaku usaha tetap beroperasi sesuai dengan Surat...

SOLO, - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memutuskan pelaku usaha tetap beroperasi sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota saat pelaksanaan gerakan " Jateng di Rumah Saja".

Berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Nomor: 067/136 tentang Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Solo, disebutkan waktu operasional kegiatan toko pusat perbelanjaan/mal pukul 10.00 - 20.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Waktu operasional kegiatan toko modern/retail/kelontong sampai dengan pukul 21.00 WIB.

Kemudian operasional warung makan/rumah makan/cafe/restaurant, pedagang kaki lima (PKL), lapak jajanan dan pusat kuliner di Solo, Jawa Tengah disesuaikan masing-masing usaha.

"Mal, toko modern, retail wajib mendirikan posko penegak protokol kesehatan. Jadi, tetap buka sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota," terang Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Kamis (4/2/2021).

Solo Pertimbangkan Tutup Tempat Usaha Saat Gerakan Jateng di Rumah Saja

Pasar tradisional tetap diperbolehkan beroperasi seseuai dengan SE Wali Kota.

Pengelola wajib mendirikan posko penegakkan protokol kesehatan.

Jika ditemukan terjadi pelanggaran protokol kesehatan, seperti kerumunan maupun ada pedagang yang tidak memakai masker, operasional pasar tradisional langsung ditutup selama tujuh hari.

Begitu juga dengan pusat perbelanjaan/retail/toko modern akan ditutup sementara operasionalnya selama satu bulan.

"Bagi pelanggar, pedagang melanggar akan ditutup selama tujuh hari. Tidak boleh berjualan. Bagi pengusaha mal, retail dan sebagainya apabila melanggar ditutup satu bulan," kata Rudy.