Sensus Penduduk Online Juga Dimulai 15 Februari di Deliserdang

Sensus Penduduk Online Juga Dimulai 15 Februari di Deliserdang

Terbaiknews - Lubukpakam (SIB)Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten DeliserdangIr Sawaluddin Naibaho MSi...
Lubukpakam (SIB)
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Deliserdang, Ir Sawaluddin Naibaho MSi melalui Statistisi Ahli, Derma Jaya Putra Waruwu SST menyebutkan sensus penduduk tahun ini akan berbeda dengan pelaksanaan sensus 10 tahun lalu. Tahun ini menggunakan sistem online sementara tahun 2010 hanya menggunakan metode kuesioner berupa kertas.

"Tahun ini sensus penduduk akan terbagi dua tahapan dan pelaksanaannya berbeda dengan 10 tahun lalu. Tahap pertama sensus penduduk online yang akan dimulai 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Tahap kedua sensus penduduk wawancara yang dimulai pada bulan Juli 2020," kata Derma kepada SIB, Rabu (5/2) di ruang kerjanya di Lubukpakam.

Dijelaskan, sensus penduduk 2010 hanya menggunakan sistem PAPI (paper and pencil interviewing), yaitu sistem pengumpulan data menggunakan kuisioner berupa kertas.

Sementara sensus penduduk tahun 2020 ini menggunakan sistem CAWI (Computers assisted web interviewing), yaitu pengumpulan data menggunakan WEB online melalui link sensus.bps.go.id.

Lalu tahap dua disebut sistem CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing) dan PAPI (Paper and Pencil Interviewing). CAPI merupakan pengumpulan data dengan wawancara langsung menggunakan aplikasi android atau notebook. Tahapan ini akan dimulai Juli 2020.

Sensus penduduk tahun ini akan meliputi tahap pertama yaitu koordinasi dan konsolidasi, penyiapan basis data dasar, sensus mandiri melalui WEB, penyusunan daftar penduduk, pemeriksaan daftar penduduk, verifikasi lapangan dan tahap terakhir pencacahan lapangan.

Menurut dia, sensus penduduk ialah kegiatan yang dilaksanakan BPS 10 tahun sekali untuk mencatat seluruh penduduk Indonesia tanpa terkecuali. BPS katanya telah melaksanakan sensus penduduk sejak tahun 1961 dan sensus tahun ini disebut sensus penduduk yang ke-7.

Manfaat sensus penduduk terang Derma Jaya, hasilnya akan digunakan sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan di bidang kependudukan. Sebagai kerangka sampel untuk survei-survei kependudukan.

Ditambahkannya, sensus tahun ini memiliki misi yaitu mewujudkan satu data kependudukan Indonesia. "Selama ini memang berbeda data dari Dukcapil dan BPS setiap daerah. Nantinya mau dibuat satu data kependudukan, dengan data dasar dari Dukcapil untuk sensus penduduk 2020. Ini yang dinamakan metode kombinasi antara registrasi penduduk melalui Dukcapil dan pendataan langsung oleh BPS," pungkasnya. (T05/f)