LPAI Sumut Sesalkan Terdakwa Cabul Divonis Bebas di PN Seirampah

LPAI Sumut Sesalkan Terdakwa Cabul Divonis Bebas di PN Seirampah

Terbaiknews - Sergai (SIB)Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) SumutDrs Jhon Edward Hutajulu...
Sergai (SIB)
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Sumut, Drs Jhon Edward Hutajulu terkejut dan menyesalkan vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim PN Seirampah terhadap seorang terdakwa pencabulan berinisial Bd (16) terhadap bocah berusia 6 tahun sebut saja Bunga.

"Kita akan memelajari putusan hakim ini (kasus pencabulan), karena kita baru tahu ini ceritanya. Jadi kalau sebenarnya, dua alat bukti yang membuktikan anak di bawah umur dilecehkan, kita akan memerjuangkan anak tersebut agar si pelakunya kembali dituntut," tegas Jhon saat dihubungi SIB melalui telepon selulernya, Rabu (5/2).

Pihaknya mengaku akan memertanyakan putusan majelis hakim PN Seirampah tersebut ke Pengadilan Tinggi. Dirinya juga akan melakukan koordinasi dan pendampingan terhadap orangtua korban agar bersama-sama menemui jaksa guna proses kasasi terhadap vonis bebas yang dijatuhi majelis hakim PN Seirampah itu.

Sebagaimana diberitakan SIB sebelumnya, Bd terdakwa pencabulan terhadap anak kandung M, di vonis bebas oleh majelis hakim yang diketuai Rio Barten Timbul SH MH didampingi Panitera Herita serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Juita SH pada Kamis (30/1) di PN Seirampah.

Padahal, kata M (ayah korban), dalam persidangan dengan nomor perkara 1/PIDSUS.Anak/2020/PNSRH itu, JPU menuntut terdakwa dengan hukuman 3 tahun penjara. Atas putusan PN Seirampah itu, M mengaku akan mengajukan jalur kasasi atau jalur apapun demi menggapai keadilan.

Sementara itu, Humas PN Seirampah Agung SH saat dikonfirmasi SIB melalui telepon selulernya, Minggu (2/2), mengatakan, berdasarkan aspek saksi-saksi dan bukti-bukti surat yang dihadirkan di persidangan, majelis hakim tidak menemukan adanya dua alat bukti sehingga menyatakan terdakwa bersalah. (T09/c)