Hari Pramuka ke-59 di Sergai Diperingati dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

Hari Pramuka ke-59 di Sergai Diperingati dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

Terbaiknews - Sergai (SIB)Apel peringatan Hari Pramuka ke-59 di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) digelar secara...
Sergai (SIB)
Apel peringatan Hari Pramuka ke-59 di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) digelar secara sederhana dan terbatas, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Jumat (14/8) di Halaman Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Sergai di Seirampah.

Sebelum mengikuti apel, para peserta apel yang merupakan pengurus dan majelis pembimbing ranting (Mabiran) Gerakan Pramuka, terlebih dahulu mengikuti prosedur protokol kesehatan seperti, periksa suhu tubuh dan mencuci tangan, serta wajib mengenakan masker. Selain itu, pengaturan jarak dalam barisan juga diberlakukan.

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs Budi Waseso dalam amanah tertulis yang dibacakan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Sergai, Drs Joni Walker Manik MM menyampaikan tema hari Pramuka tahun 2020 adalah "Peran Gerakan Pramuka ikut membantu dalam penanggulangan bencana Covid-19 dan bela negara". Tema tersebut perwujudan dari semangat para Pramuka untuk ikut membantu menanggulangi bencana Covid-19 yang sampai saat ini masih menjadi masalah besar bagi bangsa Indonesia, bahkan seluruh dunia.

Meskipun Gerakan Pramuka merupakan organisasi pendidikan yang fokus bagi pendidikan anak dan remaja dan bukan organisasi bantuan sosial, Gerakan Pramuka tetap aktif melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial, bakti masyarakat dan pembangunan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan kode kehormatan Gerakan Pramuka, berupa Dwi Satya dan Tri Satya serta Dwi Darma maupun Dasa Darma Pramuka, yang bagian utamanya adalah untuk menekankan kepada para Pramuka agar dapat menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri serta ikut membangun masyarakat.

Saat ini, lanjutnya, patut disyukuri telah ada UU No 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Namun, sejalan dengan perkembangan zaman, dirasakan perlunya perbaikan dalam UU tersebut, agar lebih mampu menangkap kebutuhan masa kini dan masa depan, sehingga mampu menjadikan Gerakan Pramuka sebagai organisasi yang lebih mandiri dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat, bangsa dan negara.

Revisi UU Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka perlu dan mendesak dilakukan, guna memberi ruang gerak yang lebih besar bagi Gerakan Pramuka menggali sumber pendanaan dengan pengelolaan aset yang lebih baik, dan menjadi landasan yuridis dukungan keuangan pemerintah yang lebih tepat sasaran, dengan pembentukan satuan kerja tersendiri yang langsung di bawah presiden, baik selaku kepala pemerintahan maupum selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional (Mabinas) Gerakan Pramuka.

Ke depan diharapkan, organisasi ini dapat lebih diperhatikan. Dengan jumlah anggota sekitar 25 juta orang dan merupakan yang terbesar di antara organisasi kepramukaan di seluruh dunia yang mencapai 54 juta orang, Gerakan Pramuka dengan jumlah besar ini merupakan potensi yang sangat bermanfaat apabila dapat dimaksimalkan pembinaannya.

"Karenanya, bantuan pemerintah dan semua pihak sangat diharapkan, agar Gerakan Pramuka dapat semakin berkembang untuk menjadi bagian penting dalam mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang adil dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," tegas Budi Waseso sebagaimana dibacakan Joni Walker Manik.

Dalam kesempatan itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sergai secara simbolis menyerahkan penghargaan Pancawarsa kepada beberapa pengurus Kwarcab Sergai sesuai Keputusan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Sumut. (T06/c)

Hari Pramuka ke-59menerapkan protokol kesehatanSergai

Berita dengan kategori