Badan Narkotika Nasional Kota Manado Rehabilitasi 627 Orang

Badan Narkotika Nasional Kota Manado Rehabilitasi 627 Orang

Terbaiknews - TRIBUNMANADO.CO.ID - Masuknya narkoba dalam hitungan tonmenandakan itu bukan lagi penyelundupan...

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masuknya narkoba dalam hitungan ton, menandakan itu bukan lagi penyelundupan tapi pengeboman pertanda perang “proxy war” sudah dimulai dan membuat khawatir dan resah, jadi semua harus sadar dan perangi bersama.

Hal itu dikatakan Kepala BNNKotaManadoAKBPDrsReinoFBangkang MSi, kepada awak media, Jumat (7/2/2020) tadi.

Dijelaskannya, United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), sebagai Badan dunia yang mengurusi masalah narkotika mencatat setidaknya ada 271 juta jiwa di seluruh dunia atau 5,5 persen dari jumlah populasi global penduduk dunia, dengan rentan usia antara 15 sampai 64 tahun telah mengkonsumsi narkoba.

Sementara itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) dari penelitian yang dilakukan secara periodik setiap tiga tahunnya.

"Angka prevalensi terhadap narkotika Pada tahun 2011 prevalensi pada angka 2,23 persen, pada tahun 2014 prevalensi pada angka 2,18 persen, pada tahun 2017 pada angka 1,77 persen dan pada tahun 2019 pada angka 1,80 persen," jelasnya.

Di samping itu, lanjutnya, menurut Data Angka Prevalensi Nasional tahun 2019, terhadap orang yang pernah memakai narkotika, menjadi berhenti menggunakan dan tidak mengkonsumsi narkotika kembali.

"Terjadi penurunan sekitar 0,6 persen dari jumlah 4,53 juta jiwa (2,40 persen) menjadi 3,41 juta jiwa (1,80 persen), sehingga hampir sekitar satu juta jiwa penduduk Indonesia berhasil diselamatkan dari pengaruh narkotika," ujarnya.

Dikatakannya, di KotaManado sendiri Berdasarkan data rehabilitasi BNNKotaManado, bahwa dalam kurun waktu 5 Tahun, antara tahun 2015 hingga 2019, telah melaksanakan rehabilitasi di BNNKotaManado sebanyak 627 Orang.

"Belum ditambah jumlah penyalahguna atau pecandu narkoba yang direhabilitasi oleh Lembaga Rehabilitasi lainnya," ucapnya.

Lanjutnya, dari 627 orang penyalahguna atau pecandu narkoba yang direhab ini, didominasi usia anak-anak dan remaja.