Meteorit Pernah Jatuh di Prambanan, Diberi Nama Kanjeng Kiai Pamor dan Disimpan di Keraton Solo

Meteorit Pernah Jatuh di Prambanan, Diberi Nama Kanjeng Kiai Pamor dan Disimpan di Keraton Solo

Terbaiknews - SOLO- Pemberitaan mengenai meteor yang jatuh dan menimpa rumah warga Dusun Sitahan BaratTapanuli...

SOLO, - Pemberitaan mengenai meteor yang jatuh dan menimpa rumah warga Dusun Sitahan Barat, Tapanuli Tengah mengingatkan peristiwa jatuhnya benda langit itu di kawasan Prambanan sekitar tahun 1700.

Benda langit yang jatuh di kawasan Prambanan itu adalah iron meteorit.

Iron meteorit yang jatuh di kawasan Prambanan tersebut pecah menjadi beberapa bagian.

Pecahan kecil ditemukan pada masa Pakubuwana (PB) III dan dibawa ke Keraton Solo. Lalu pecahan yang lebih besar menyusul pada Pakubuwana (PB) IV.

Harga Batu Meteor Josua Disebut Rp 25 M, Jared Collins: Saat Ini Tidak Ada Meteorit dengan Nilai Seperti Itu

Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Solo, KRA Dany Narsugama mengatakan, iron meteorit berukuran besar itu disimpan di Keraton Solo dan diberi nama Kanjeng Kiai Pamor.

"Di situ kan banyak pecahan kecil-kecil, serpihan yang di Prambanan tempat jatuhnya. Itu dicari masyarakat terus dipakai buat bahan baku keris. Sedangkan yang besar namanya Kiai Pamor dipakai buat persediaan bahan pamor keris untuk Keraton Solo," kata Dany saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (20/11/2020).

Di samping digunakan sebagai bahan baku pembuatan keris, masyarakat mencari serpihan batu iron meteorit itu untuk diperdagangkan.

"Dahulu tahun 1935 harga di pasaran masyarakat itu adalah satu gram iron meteroit sama dengan harga dua gram emas," terang dia.

Cerita Rio dan Karin, Menikah dengan Biaya Rp 5,6 Juta, Seserahan Sport Bra, Cincin Kawin dari Meteorit

Dany mengungkapkan batu iron meteorit yang jatuh di kawasan Prambanan tersebut pernah diteliti oleh Badan Tenaga Nuklir (Batan) Yogyakarta.

Oleh Keraton Solo, terang Dany, iron meteorit Kiai Pamor itu disakralkan karena sebagai komoditas bahan baku pembuatan pusaka keraton.