Gubernur Maluku tegaskan protokol kesehatan gaya hidup yang wajib diterapkan

Gubernur Maluku tegaskan protokol kesehatan gaya hidup yang wajib diterapkan

Terbaiknews - Ambon (ANTARA) - Gubernur Maluku Murad Ismail menegaskansemua pihak dituntut membentengi diri dan...

Ambon (ANTARA) - Gubernur Maluku Murad Ismail menegaskan, semua pihak dituntut membentengi diri dan mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona dan tanpa disadari protokol ini akan menjadi gaya hidup yang wajib diterapkan.
"Belajar dari sejarah pandemi flu spanyol 100 tahun lalu di mana saat flu itu menyerang, banyak orang yang tertular tetapi tidak signifikan begitu mereka mengatakan new normal atau adaptasi baru, justru serangan kedua menyebabkan lebih banyak orang terkapar atau meninggal dunia," katanya, di Ambon, Kamis.
Penegasan Gubernur disampaikan pada kegiatan pencanangan pembagian masker serentak kampanye jaga jarak dan menghindari kerumunan dalam rangka operasi yustisi, serta penggunaan masker dan pilkada serentak 2020 yang aman, damai dan sehat.
"Jadi untuk pandemi COVID-19 ini janganlah dianggap main-main atau sudah biasa terjadi," katanya.
"Saya dengar aktris asal Maluku, Yopi Latul itu tidak dimakamkan tetapi dikremasi karena COVID-19 dan kalau ada keluarga kita yang meninggal dunia karena virus ini maka kita harus sudah siap tidak ketemu karena sudah menjadi protap penanganan kesehatan," tegasnya.
Menurut dia, protokol kesehatan tersebut merupakan gaya hidup yang wajib diterapkan di mana setiap orang diwajibkan memakai masker, dan jangan sampai seperti yang terjadi di Spanyol 100 tahun lalu dimana orang menggunakan masker hingga empat lapis ketika terjadi serangan kedua.
Sementara Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar mengatakan dalam pencangan kegiatan untuk memutuskan mata rantai pandemi COVID-19 maka hari ini disalurkan 270.000 Masker kepada masyarakat.
"Masih ada beberapa daerah yang belum disiplin dengan protokol kesehatan, dengan kesempatan hari ini, mari kita mengajak saudara-saudara, kerabat kita agar selalu disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak agar terputus mata rantai penyebaran virus corona," tandasnya.
khusus untuk daerah di Maluku yang masih tinggi, kedisiplinan menggunakan masker masih perlu sekali disosialisasikan karena ada banyak kegiatan yang menyalahi protokol kesehatan.
Akibatnya masih banyak klaster-klaster baru tercipta karena kelalaian yang seharusnya tidak terjadi.
Kapolda juga menyampaikan agar semua pihak selalu berdoa kepada Tuhan, semoga wilayah Provinsi Maluku, terutama Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah semakin berkurang dampak pandemi ini.
"Semua orang harus tetap menjaga kebersihan dengan cara setiap saat mencuci tangan, pembersihan ruangan dengan cairan disinfektan, dan selalu memakai masker, menghindari kerumunan setiap ada acara-acara tertentu dan menjaga jarak, serta berolahraga secara teratur," kata Kapolda.
Dalam kegiatan itu, gubernur, kapolda, forkompimda, dan tokoh agama juga mengikuti vVideo Conference dipimpin Wakapolri, Komjen Pol Gatot Edy Pramono secara virtual.

Berita dengan kategori