Balai Penyuluhan KB Kec. TAB Gelar Kegiatan Ketahanan Keluarga Berbasis Tribina

Balai Penyuluhan KB Kec. TAB Gelar Kegiatan Ketahanan Keluarga Berbasis Tribina

Terbaiknews - AmbonTribun-Maluku.com : Balai Penyuluhan KB Kecamatan Teluk Ambon Baguala (TAB) Kota Ambon,...

Ambon, Tribun-Maluku.com : Balai Penyuluhan KB Kecamatan Teluk Ambon Baguala (TAB) Kota Ambon, menggelar kegiatan Operasional Ketahanan Keluarga Berbasis Tribina tahun 2020.

Kegiatan tersebut di buka dengan resmi oleh Kace Pelamonia, SH, Koordinator Balai Penyuluhan KB Kec. TAB, bertempat di Kantor Balai Penyuluhan KB, Terminal Transit Desa Passo, Sabtu (3/10/2020).

Dalam arahannya Pelamonia katakan, remaja yang berkesempatan mengikuti kegiatan ini tidak boleh kaku namun harus berpikir lebih luas, agar remaja bisa tampil beda dengan yang lainnya.

Menurut Pelamonia, informasi/materi tentang keberadaan remaja yang disampaikan oleh para narasumber, harus dapat dimengerti dan mampu mengaplikasikannya dalam hidup sesehari, agar dapat menyentuh perasaan orang lain atau remaja yang lain.

ADVERTISEMENT

Remaja harus berpikir cerdas dan bertindak profesional baik terhadap hal-hal yang berhubungan dengan iman, maupun terhadap hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan luar yaitu dengan orang lain dalam pergaulan sehari-hari.

Dia berharap, materi yang disampaikan para narasumber dapat disebarluaskan kepada keluarga, sesama remaja, dan masyarakat, agar terciptanya masa depan remaja yang lebih baik.

Dikatakan, jumlah kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR) di Kec. TAB sebanyak tujuh kelompok pada enam desa dan satu kelurahan di wilayah ini dan semuanya aktif.

Ketua BKR Desa Waiheru, Juliati Wargono yang sempat hadir dalam kegiatan itu membenarkan apa yang dikatakan Pelamonia.

ADVERTISEMENT

Menurut Juliati, selama ini dirinya sudah membina orang tua yang mempunyai remaja tentang kehidupan remaja di masa sekarang ini.

Pembinaan dilaksanakan tiga bulan sekali dengan materi sederhana yakni orang tua harus jadi teman dan sahabat bagi anak remaja, sehingga terjadi komunikasi yang baik antara remaja dengan orang tua.

“Hasil dari pembinaan itu kata Juliati, ada orang tua yang mengerti namun juga ada orang tua yang cuek, sehingga berdampak pada kehidupan remaja,” ucapnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber masing-masing : Gilberth Pattihawean, Duta Genre Prov. Maluku dengan materi; Kesiapan Berkeluarga bagi Remaja; dan Jino Tehusalawany, S.Sos, BKKBN Prov. Maluku dengan materi; Edukasi Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja.

Kedua narasumber lebih banyak menyampaikan materi seputar pengalaman pribadi kepada peserta kegiatan, serta membuka ruang dan waktu untuk berdiskusi.

Peserta yang hadir adalah remaja dari enam desa dan satu kelurahan di Kec. TAB, dimana satu desa mewakilkan tiga remaja; dan Ketua BKR Desa Waiheru dan Desa Halong.

Alasannya, karena jumlah remaja pada kedua desa ini lebih banyak dari desa yang lain, sehingga pihak penyelenggara berkenan mengundang mereka.

Kegiatan berlangsung kurang lebih satu setengah jam dan peserta yang hadir selalu mengikuti protokol kesehatan yaitu; cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak.

Selengkapnya

Berita dengan kategori