Pengamat transportasi apresiasi Program

Pengamat transportasi apresiasi Program "Operasi Ngantuk" Hutama Karya

Terbaiknews - Bandarlampung (ANTARA) - Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah...

Bandarlampung (ANTARA) - Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Lampung Dr Eng IB Ilham Malik mengatakan mendukung dan mensupport Program Operasi Ngantuk yang dilakukan PT Hutama Karya (HK), karena program ini sangat unik dan menarik untuk pencegahan kecelakaan di jalur jalan bebas hambatan ini.
"Saya sangat memberikan apresiasi kepada PT Hutama Karya yang telah memberikan edukasi dan pemahaman kepada pengguna jalan tentang keamanan saat mengemudi di jalan tol. Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa lebih sadar para pengendara tentang bahaya yang menanti bila tetap memaksakan untuk melanjutkan perjalanan dalam kondisi ngantuk," kata IB Ilham Malik, di Bandarlampung, Sabtu.
Menurutnya, Program Operasi Mengantuk ini cukup unik dan menarik, karena pendekatan pencegahan kecelakaannya adalah dengan melakukan semacam razia, memeriksa kesehatan para pengemudi dan ditambahkan juga dengan memberikan makanan atau minuman sebagai pengurang rasa ngantuk.
Selain itu, program semacam ini perlu dijalankan setiap hari, bahkan harus bisa menjadi prioritas karena bisa menekan angka kecelakaan sampai 54 persen.
"Jadi program bukan hanya seremonial, tetapi rutin dilakukan setiap hari dan berkala di setiap rest area yang ada di Jalan Tol Trans Sumatera ini," katanya.
HK gelar "operasi ngantuk" di Km 277 Tol Trans Sumatera
Ilham menjelaskan bahwa pada kasus-kasus tertentu banyak pengendara yang memaksakan diri untuk terus memaksakan diri, karena mengejar sampai tujuan tepat waktu. Ini bisa disiasati dengan kembali mengaktifkan dan mengoperasikan rest area yang ada di Jalan Tol Trans Sumatera.
"Bila belum seluruhnya, minimal masjid dan toiletnya itu diaktifkan kembali. Minimal ada pedagang paling tidak ada tempat minum kopi atau makan cemilan atau makan mie," katanya lagi.
Jalan Tol Trans Sumatera ini sangat panjang dari Bakauheni sampai Palembang mencapai 365 kilometer dan sangat relevan bila dilakukan Operasi Ngantuk bagi pengendara pribadi, truk, bus dan lainnya.
Dengan program ini pengendara bisa menyembuhkan rasa kantuk dengan istirahat yang atau hanya sekadar minum kopi.
Ilham mengatakan, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh HK ini seperti Operasi Ngantuk ini. Selain itu, hendaknya menjadi program harian meskipun tanpa pimpinan atau tanpa manajer yang memimpin tetap berjalan Operasi Ngantuk ini agar mendorong masyarakat untuk beristirahat.
HK ruas Bakter gelar operasi ngantuk di KM 87 jalur B

Berita dengan kategori