LPA minta Pemerintah Kota Bandarlampung penuhi hak anak

LPA minta Pemerintah Kota Bandarlampung penuhi hak anak

Terbaiknews - Bandarlampung (ANTARA) - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Bandarlampung meminta pemerintah...

Bandarlampung (ANTARA) - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Bandarlampung meminta pemerintah setempat agar dapat memenuhi dan melindungi hak-hak anak yang saat ini masih terbatas.
Ketua LPA Kota Bandarlampung Ahmad Apriliandi Passa, di Bandarlampung, Kamis, menilai dari 34 indikator Kota Layak Anak (KLA) yang ada, pemenuhan taman bermain anak yang ada di sini masih terbilang minim.
"Sekilas kita lihat di Bandarlampung hanya ada satu taman bermain anak itu ada Kemiling, sedangkan di tempat lain belum ada, selain itu Ruang Terbuka Hijau (RTH) juga masih terbatas," ujarnya pula.
Meskipun begitu, lanjut dia, untuk kasus kekerasan terhadap anak, di Kota Bandarlampung masih terbilang sedikit dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di Provinsi Lampung.
"Selama enam bulan di tahun 2020 ini hanya ada enam laporan yang kami terima, terkait kasus kekerasan terhadap anak, yang meliputi pelecehan anak, kekerasan terhadap anak, dan penelantaran anak," kata dia lagi.
Menurutnya, pada perayaan Hari Anak Nasional ini diharapkan kebijakan pemerintah setempat dapat mengakomodir dan tidak boleh lepas dari kepentingan dan hak-hak anak.
"Terutama pada pendidikan, misal pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) kemarin, ada anak yang tidak diterima di suatu sekolah dan sempat menjadi down, sehingga kami mendampinginya," katanya.
LBH: Penahanan pelaku kekerasan seksual anak babak baru penegakan hukum

Dia pun berharap bahwa pada Hari Anak Nasional Tahun 2020 ini, hak-hak anak semakin terjamin dan terlindungi serta pendidikan dapat diakses dengan mudah mulai dari dasar hingga perguruan tinggi.
Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bandarlampung telah berupaya untuk memenuhi hak-hak anak seperti pendidikan gratis dan kesehatan gratis.
"Taman bermain anak kita sudah buat di Lapangan Kalpataru, memang baru satu karena tempatnya saat ini sudah mulai terbatas untuk membuat taman-taman lainnya," kata dia pula.
Anggota Komisi V DPRD Lampung kecam pencabulan anak di Lampung Timur

Namun, ia pun mengingatkan bahwa pada Hari Anak Nasional ini dapat dijadikan orang tua untuk merefleksikan dan mendidik anak-anaknya menjadi orang yang lebih beriman dan bertakwa.
"Orang tua pun di rumah harus memberikan pendidikan yang dibutuhkan sekaligus jadi hak anak, karena pendidikan dimulai dari rumah, setelah itu baru berlanjut ke sekolah," kata dia lagi.

COVID-19 Detais Indonesia

Berita dengan kategori