Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Terbaiknews - KOMPAS.com - Dinas PendidikanPerpustakaandan Arsip Daerah Provinsi Papua mengeklaim 80 persen...

KOMPAS.com - Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua mengeklaim 80 persen sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan sekolah luar biasa (SLB) siap dibuka pada Januari 2021.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Papua Christian Sohilait menanggapi rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memulai belajar tatap muka pada Januari 2021.

Asal Penerapan Protokol Kesehatan Diperhatikan Sekolah, Saya Tidak Masalah Belajar Tatap Muka

Menurutnya, Pemprov Papua telah mempersiapkan diri sejak lama.

"Dalam rencana pembukaan sekolah kembali ada beberapa daftar yang harus disiapkan sekolah masing-masing, kami juga sudah menggelar pertemuan dengan semua pimpinan daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) agar dapat memberikan dukungan saat sekolah tersebut dibuka," kata Christian di Jayapura seperti dikutip dari Antara, Rabu (25/11/2020).

Menurutnya, OPD lain harus terlibat jika sekolah dibuka untuk menerapkan belajar tatap muka.

Ia mencontohkan, Dinas PU atau PDAM harus siaga jika sekolah membutuhkan pasokan air bersih. Begitu juga jika sekolah membutuhkan masker atau hand sanitizer, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial juga harus siaga.

Selain itu, Dinas Perhubungan juga harus bersiap jika terjadi penumpukan penumpang di transportasi umum.

"Harus banyak pihak atau OPD yang terlibat dalam mempersiapkan sekolah ini, selain itu, kami terus mempersiapkan dengan mengecek langsung di lokasi," katanya.

Untuk kesiapan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), kata Christian, ditentukan oleh pemerintah kabupaten atau kota.

"Tapi dari surat edaran Kemendikbud itu penekanannya bahwa kewenangan pembukaan sekolah itu tetap seluruhnya ada di daerah, sehingga teman-teman di daerah harus memastikan bahwa sekolah tersebut siap dibuka karena ini bukan kesiapan fisik saja tapi mental juga," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya terus mengevaluasi aktivitas belajar mengajar selama pandemi Covid-19 di sisa 2020.

PGRI Lamongan Luncurkan Mobil Sekolah Keliling, Siap Bantu Sekolah dan Siswa Belajar Daring

Pemprov Papua juga mempersiapkan sekolah agar bisa menerapkan belajar tatap muka pada Januari 2021.

"Kami akan melihat kesiapan dan data jumlah sekolah SD, SMP dan SMA/SMK yang akan dibuka dan sampaikan kepada kementerian lalu proses itu jalan, intinya pemerintah daerah harus dapat memberikan jaminan bahwa sekolah aman dibuka karena ini menyangkut anak-anak bangsa," kata Christian.