Kasus Covid-19 di Banyumas Naik, Obyek Wisata Baturraden Kembali Ditutup

Kasus Covid-19 di Banyumas Naik, Obyek Wisata Baturraden Kembali Ditutup

Terbaiknews - PURWOKERTO- Setelah sempat dibuka selama kurang lebih empat bulanobyek wisata Lokawisata...

PURWOKERTO, - Setelah sempat dibuka selama kurang lebih empat bulan, obyek wisata Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali ditutup.

Kebijakan tersebut diambil menyusul adanya peningkatan kasus virus corona ( Covid-19) di Kabupaten Banyumas sejak beberapa pekan terakhir.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas Asis Kusumandani mengatakan, penutupan telah dilakukan sejak Kamis (26/11/2020) hingga 10 Desember mendatang.

"Obyek wisata yang milik pemerintah kabupaten sudah ditutup, salah satunya Lokawisata Baturraden," kata Asis saat dihubungi, Jumat (27/11/2020).

Besok, Lokawisata Baturraden Kembali Dibuka, Pemesanan Tiket Melalui Online

Selain Lokawisata Baturraden, pemkab juga telah menutup Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman, Taman Rekreasi Andhang Pangrenan dan Bale Kemambang.

Asis berharap, Lokawisata Baturraden yang menjadi obyek wisata unggulan di Banyumas ini dapat dibuka kembali pada akhir tahun ini.

"Harapannya begitu, kalau Covid-19 terkendali. Kalau tidak terkendali, mungkin kebijakan Pak Bupati akan diperpanjang. Kami belum tahu, menunggu kebijakan bupati," ujar Asis.

Meski Lokawisata Baturraden ditutup, kata Asis, masih terdapat beberapa obyek wisata alternatif di kaki Gunung Slamet itu yang bisa dikunjungi wisatawan.

Asis menambahkan, pihaknya juga telah membuat surat edaran kepada seluruh pengelola obyek wisata, baik yang dikelola swasta maupun desa wisata.

"Kami mengingatkan kembali agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Tidak hanya obyek wisata, tapi juga jasa usaha wisata," kata Asis.

Obyek Wisata Baturraden Kembali Buka Mulai Besok, Pengunjung Dibatasi 500 Orang

Diberitakan sebelumnya, setelah sempat dilonggarkan, Pemkab Banyumas akan kembali memperketat kegiatan masyarakat.

Hal itu menyusul kenaikan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang cukup signifikan pada bulan November ini.