Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Batola tersisa 4,99 persen

Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Batola tersisa 4,99 persen

Terbaiknews - Marabahan (ANTARA) - Juru Bicara Tanggap Darurat COVID-19 Kabupaten Barito Kuala (Batola),...

Marabahan (ANTARA) - Juru Bicara Tanggap Darurat COVID-19 Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan HZj AzizahSri Widari mengucapkan syukur kasus COVID-19 di Batola terus menurun.
"Alhamdulillah, kasus COVID-19 di Kabupaten Barito Kuala terus menunjukan angka penurunan," ujar Jubir Tanggap Darurat COVID-19 Batola Hj Azizah Sri Widari, Marabahan, Senin (5/10).
Menurut dia, pihaknya juga bersyukur enam pasien asal Batola dinyatakan sembuh.
Dengan demikian, sebut dia, total pasien COVID-19 sembuh di Bumi Ije Jela mencapai 601 (93,76 persen), sedangkan pasien meninggal delapan orang (1,25 persen) dan total kasus konfirmasi 641 orang, sehingga sisa kasus konfirmasi atau kasus aktif terdapat 32 orang (4,99 persen).
“Dari 32 kasus aktif di Batola ini, 26 diantaranya dirawat masing-masing di RSUD Anshari Saleh Banjarmasin dua orang, di RSUD Ulin satu orang, di Rumah Sakit Bhayangkara tiga orang, di Karantina Provinsi 18 orang dan di Karantina SKB Marabahan dua orang. Sedangkan enam orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah,” tutur Hj Azizah Sri Widari.
Terkait enam pasien sembuh, Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu mengutarakan, berasal dari Kecamatan Alalak tiga orang, dari Marabahan dua orang, dan dari Kecamatan Anjir Pasar satu orang.
“Tiga pasien sembuh dari Alalak di antaranya terdapat anak laki-laki berusia tiga tahun dengan inisial Btl-565. Sedangkan dua lainnya berinisial Btl-556 (wanita 51 tahun) dan Btl-592 (laki-laki 44 tahun),” terang Azizah.
Sedangkan untuk tiga pasien sembuh lainnya, lanjut wanita ramah itu, dua diantaranya dari Kecamatan Marabahan dengan inisial Btl-618 (laki-laki 44 tahun) dan Btl-637 (laki-laki 16 tahun).
Sementara satu lainnya, jelas dia, dari Kecamatan Anjir Pasar berinisial Btl-611 (wanita 16 tahun).
“Semua pasien semula dalam pemantauan tim kecamatan masing-masing, terkecuali dua dari Marabahan berasal dari pemantauan Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin,” paparnya.
Selain terdapat pasien positif, pasien sembuh dan pasien meninggal, Azizah memaparkan, di Batola juga terdapat kasus suspek enam orang, probable kosong dan kontak erat 63 orang.

Berita dengan kategori