BWS adakan Bimtek meningkatkan peran komunitas

BWS adakan Bimtek meningkatkan peran komunitas

Terbaiknews - Banjarmasin (ANTARA) - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II mengadakan kegiatan bimbingan teknis...

Banjarmasin (ANTARA) - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II mengadakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) guna meningkatkan peran komunitas peduli sungai dalam mendorong kepedulian masyarakat memelihara sungai.
Bimtek tersebut diikuti sebanyak 20 peserta komunitas peduli sungai Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, serta Kabupaten Banjar yang berlangsung di Zuri Hotel Kota Banjarmasin, Rabu.
Menurut Diana, salah seorang panitia peningkatkan peran masyarakat memelihara sungai perlu dilakukan mengingat kondisi lingkungan hidup yang sudah mengancam kelestarian Sumber Daya Air (SDA) di beberapa negara, termasuk Indonesia semua warga atau masyarakat harus melakukan berbagai upaya mengantisipasinya.
Provinsi Kalimantan Selatan adalah salah satu kawasan yang memiliki semua sarana (SDA) yang sudah mulai merasakan dampak dari perubahan iklim dan pemanasan global.

BWS adakan Bimtek meningkatkan peran komunitas
Suasana Bimtek BWS II (Antaranews Kalsel/Hasan Z)
BWS adakan Bimtek meningkatkan peran komunitas
Salah seorang nara sumber (Antaranews Kalsel/Hasan Z)
Seperti, semakin berkurang luasan daya tangkap maupun simpan airnya, sehingga menimbulkan banjir, kekeringan, pendangkalan, pencemaran serta semakin menurunnya kuantitas dan kualitas air.
Upaya penyelamatan dan pelestarian SDA, khususnya sungai, tidak akan mungkin berhasil tanpa dukungan dari para Pemangku Kepentingan serta keterlibatan atau partisipasi dari masyarakat.
Komunitas Peduli Sungai (KPS) adalah salah satu bentuk partisipasi masyarakat,agar kegiatannya terarah, terkoordinir, dan bersinergi antar sesama KPS maupun dengan Pemangku Kepentingan lainnya maka dipandang perlu diadakan Bimtek bagi para Ketua KPS.
Tujuan pelaksanaan Bimbingan Teknis sendiri adalah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat untuk mendukung program Pemerintah dalam menyelamatkan lingkungan, khususnya SDA, serta meningkatkan peran KPS dalam mendorong kepedulian masyarakat tersebut, karena sejatinya misi KPS adalah memantau, melakukan sosialisasi dan edukasi, serta melakukan aksi memelihara sungai.
Bertindak selaku Nara sumber adalah Akhmad Arifin yang mengangkat persoalan kerusakan lingkungan sekaligus soslusi, kemudian Hasan Zainuddi mengangkat peran media massa untuk membangkitkan semangat masyarakat melestarikan lingkungah.
Serta Mohammad Ary yang mengangkat peran pemangku sungai dan komunitas dalam upaya pelestarian sungai.

COVID-19 Detais Indonesia

Berita dengan kategori