Kabur dari Kapal Ikan Timika, Belasan Siswa SMK Kulon Progo Minta Perlindungan Komunitas Keluarga Jawa

Kabur dari Kapal Ikan Timika, Belasan Siswa SMK Kulon Progo Minta Perlindungan Komunitas Keluarga Jawa

Terbaiknews - KOMPAS.com - Belasan pelajar dari SMK Negeri 1 Temon Kulon ProgoDaerah Istimewa Yogyakartasempat...

KOMPAS.com - Belasan pelajar dari SMK Negeri 1 Temon Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, sempat melarikan diri saat menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) bersama dua kapal motor (KM) penangkap ikan di Timika, KM RJ dan FA.

Mereka turun dari salah satu kapal motor yang sedang bersandar di Timika dan meminta perlindungan ke komunitas Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu (KKJB) di Timika.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Temon Fauzi Rokhman mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait.

Dia bersama dua guru lainnya juga berangkat ke Timika, Sabtu (11/1/2020) untuk menggali keterangan para siswa.


Mereka juga akan bertemu dengan KKJB serta pemilik dan nakhoda kapal yang diikuti para pelajar.

"Mereka bekerja di kapal penangkap ikan, di mana pekerjaannya adalah seluk beluk di kapal penangkapan ikan itu, bisa mesin, bisa alat tangkap dan mengoperasi alat tangkap," kata Fauzi, saat dihubungi, Sabtu.

Ini Alasan Belasan Siswa SMK Kulon Progo Kabur Saat PKL di Kapal Ikan Timika

Kapolsek Temon Kompol Setyo Hery Purnomo mengungkapkan, hanya empat siswa saja yang akhirnya tidak meneruskan perjalanan bersama kapal ikan.

Selebihnya bersedia kembali berlayar.

Para siswa beralasan turun lantaran kehidupan dan pekerjaan di kapal itu sangat berat. Mereka turun dan berlindung di KKJB.

"Hanya empat siswa dikembalikan, lainnya melanjutkan," kata Hery.

Sebelumnya diberitakan, belasan pelajar dilaporkan kabur saat mengikuti magang di kapal motor penangkap ikan di Timika.