Di Purbalingga, 142 pasien dari COVID-19 dinyatakan sembuh

Di Purbalingga, 142 pasien dari COVID-19 dinyatakan sembuh

Terbaiknews - Purbalingga (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten PurbalinggaJawa Tengahmenginformasikan bahwa...

Purbalingga (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menginformasikan bahwa jumlah pasien terkonfirmasi COVID-19 di wilayah itu yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 142 orang.
"Sejak awal penanganan hingga saat ini jumlah pasien COVID-19 yang telah sembuh sebanyak 142 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono di Purbalingga,Selasa.
Dia juga menjelaskan berdasarkan data terbaru, jumlah total pasien COVID-19 di wilayah setempat sejak awal penanganan hingga saat ini berjumlah 185 orang.
"Dari 185 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut, 142 di antaranya sudah sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, dua orang meningga dunia dan 41 orang lainnya masih dirawat intensif di fasilitas kesehatan yang ada di wilayah ini," katanya.
Dia juga mengatakan walaupun jumlah kasus COVID-19 di wilayah itu masih terus bertambah, namun tingkat kesembuhan pasien juga tinggi.
"Penambahan kasus COVID-19 masih terjadi, namun jumlah pasien yang dinyatakan sembuh juga terus bertambah jumlahnya," katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Purbalingga, kata dia, kembali mengajak seluruh masyarakat di wilayah itu untuk tetap waspada dan bijaksana dalam beraktivitas serta terus memperketat protokol kesehatan.
"Kami akan terus mengingatkan dan juga mengimbau seluruh masyarakat bahwa salah satu upaya penting yang dapat dilakukan pada saat ini adalah dengan menerapkan pola hidup bersih sehat dan memperketat protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, hindari kerumunan dan lain sebagainya," katanya.
Selain sosialisasi mengenai protokol kesehatan, kata dia, Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga terus mengintensifkan operasi tertib masker hingga ke tingkat desa.
Dengan dilakukannya operasi tertib masker yang intensif, kata dia, diharapkan dapat makin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan memutus mata rantai penularan COVID-19.
"Kami berharap operasi tertib masker dapat makin meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19," katanya.
Dia menambahkan bahwa pihaknya hingga saat ini juga masih menggencarkan kegiatan tes usap dan juga tes cepat secara massal guna menemukan dan menelusuri potensi orang tanpa gejala sebagai upaya mencegah penularan virus tersebut di wilayah itu.
Sementara itu, pemerintah kabupaten, kata dia, berharap dengan adanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat, maka wilayah itu akan segera menjadi zona hijau.
Pondok pesantren di Temanggung diminta tingkatkan kewaspadaan penyebaran COVID-19
Baca juga: 24 warga Coyudan Parakan Temanggung tinggalkan lokasi karantina

Berita dengan kategori