Pasutri Serang Istri Asisten I di Ruangan Kantor Dinas Perkim

Pasutri Serang Istri Asisten I di Ruangan Kantor Dinas Perkim

Terbaiknews - Penulis : Raden Soehoer || Editor : Wahyu NugrohoINFOJAMBI.COM – Kabar menghebohkan datang...

Penulis : Raden Soehoer || Editor : Wahyu Nugroho

Pasutri Serang Istri Asisten I di Ruangan Kantor Dinas Perkim

INFOJAMBI.COM – Kabar menghebohkan datang dari wilayah perkantoran, tepatnya di kantor Dinas Perkim Kabupaten Batanghari. Ternyata, saat jam makan siang pada Selasa (2/6/2020) telah terjadi keributan di ruang kerja Kasubag umum dinas Perkim.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa, Kasubag Umum Dinas Perkim bernama Rodiah, yang tidak lain merupakan istri dari Hendri Jumiral selaku Asisten I Setda Batanghari diserang oleh IR yang juga pejabat di Dinas Perkim. Ironisnya, IR menyerang Kasubag Umum Perkim tidak sendirian.

Dalam rekaman video yang diperoleh terlihat suami IR ikut membentak Rodiah dengan suara lantang. Diketahui suami IR seorang Dokter yang bertugas di RSUD Hamba Muarabulian. Dengan jabatan seorang dokter, tak sepantasnya melakukan hal tersebut. Bahkan, dalam rekaman video tersebut pasangan suami istri (pasutri) sempat memukul benda yang ada diruangan. Hal ini terdengar jelas didalam video yang berdurasi 1,19 detik.

Hingga berita ini dipublikasikan belum diketahui motif dari kejadian ini. Kadis Perkim Batanghari Verry Ardiansyah, saat dikonfirmasi diruang kerjanya Rabu (3/6/2020), membenarkan adanya keributan dikantor yang ia pimpin.

“Saya pulang kerumah, Kejadian saat jam makan siang. Saya di telfon bawahan saya bahwa ada keributan dikantor. Beberapa menit kemudian saya ke kantor. Beruntung suasana bisa dikondusifkan. Namun sampai saat ini saya belum mengetahui secara persis apa permasalahannya,” kata kadis Perkim Batanghari Verry Ardiansyah.

Terpisah, Asisten I Setda Batanghari Hendri Jumiral yang merupakan suami dari Rodiah kasubag umum Perkim saat dikonfirmasi via ponselnya membenarkan bahwa istrinya di serang oleh dua orang pejabat yang merupakan pasangan suami istri (pasutri). Bahkan dirinya sangat menyayangkan kejadian tersebut.

“Tak sewajarnya pejabat bersikap seperti itu. Saya sangat kesal dengan sikap mereka yang terkesan seperti bukan pejabat. Harusnya mereka beri contoh yang baik, masalahnya, hampir semua orang dikantor tersebut mengetahui kejadian itu. Sebagai pejabat harusnya mereka malu,” kesal Hendri Jumiral.

Sementara itu, IR selaku Kabid Pertanahan yang bertugas di Dinas Perkim Kabupaten Batanghari saat dihubungi melalui telpon selulernya untuk dikonfirmasi terkait masalah ini tidak ada jawaban sama sekali.***