Polda Gorontalo Bekuk Residivis Pencurian Barang Elektronik

Polda Gorontalo Bekuk Residivis Pencurian Barang Elektronik

Terbaiknews - Hargo.co.idGORONTALO – Seorang pria berinisial IPterduga pelaku pencurian spesialis barang...

Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang pria berinisial IP, terduga pelaku pencurian spesialis barang elektronik yang biasa beraksi di beberapa wilayah di Gorontalo, berhasil dibekuk oleh Tim Resmob Polda Gorontalo pada Rabu (20/01/2021).

IP Diringkus Tim Resmob Polda Gorontalo atas dasar adanya laporan Polisi terkait kejadian pencurian handphone dan barang elektronik lainnya yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo.

BACAWaspada, Terjadi Begal Payudara di Kabupaten Gorontalo

“Jadi sekitar pukul 22.00 Wita kemarin, kami berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial IP di sebuah Cafe yang ada di Jalan Tribrata, Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, tanpa perlawanan. Saat kami introgasi, IP ini mengakui bahwa dialah yang telah mencuri handphone yang dilaporkan telah hilang di curi tersebut, yang sesuai pengakuannya telah laku terjual,”jelas IPDA Sucipto Amboy SH (Ka Tim Resmob Polda Gorontalo).

BACATim Gabungan SAR Berhasil Temukan Nelayan Pohuwato yang Tenggelam

Lebih lanjut Ka Tim Resmob mengungkapkan, dari pengungkapan kasus ini pihaknya berhasil menemukan dan menyita barang bukti 2 unit handphone android, sementara untuk barang bukti lainnya yang menurut pelaku telah dijual, masih akan dilakukan pengembangan.

“Terduga pelaku ini merupakan Residivis kasus yang sama. Kami telah menyita dan mengamankan barang bukti 2 unit hp android, sementara untuk barang bukti lainnya, ada sekitar 11 unit barang elektronik yang terdiri dari berbagai jenis, masih akan kita lakukan pengembangan dan pencarian,”ungkap IPDA Sucipto Amboy SH.

BACAWanita di Gorontalo Meninggal Dunia dengan Delapan Luka Tusukan

Terduga pelaku pencurian berinisial IP bersama dengan barang bukti handphone android, kemudian langsung dibawa ke Mapolda Gorontalo guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.(zul/hg)

Share