Diduga Alami Stres, Seorang Siswa Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Diduga Alami Stres, Seorang Siswa Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Terbaiknews - Hargo.co.idBOALEMO – Diduga mengalami stresseorang siswa di Desa TutuloKecamatan...

Hargo.co.id, BOALEMO – Diduga mengalami stres, seorang siswa di Desa Tutulo, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri (21/1). Kejadian itu sontak membuat geger masyarakat setempat.

Informasi yang dirangkum, sekitar pukul 15.30 Wita, Masna Antu yang berasal dari kebun, pulang kerumahnya. Setelah tiba di rumah, Masna mencari keponakannya, Vera Yuniar (15) disekitar rumah. Namun Masna tidak menemukannya. Ketika Masna mencari keponakannya di dalam kamar, dirinya pun terkejut, karena keponakannya tersebut sudah dalam posisi tergantung di dalam kamar.

BACAUsai Tenggak Miras, Warga Boalemo Meninggal Dunia

Hal itu pun membuat Masna kaget, sehingga lari ke luar rumah dan berteriak minta tolong kepada masyarakat sekitar. Warga sekitar yang mendengarkan teriakan Masna itu, kemudian beramai-ramai mendatangi rumah Masna dan masyarakat lainnya menghubungi anggota Polsek Botumoito.

Selang beberapa saat kemudian, anggota Polsek Botumoito kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara, serta membawa korban ke Rumah Sakit Tani dan Nelayan Boalemo. Setelah dilakukan visum, tidak ditemukan adanya kekerasan terhadap korban.

BACAWaspada, Terjadi Begal Payudara di Kabupaten Gorontalo

Kapolres Boalemo, AKBP Ahmad Pardomuan,S.I.K,M.H membenarkan peristiwa gantung diri tersebut. Dari hasil pemeriksaan atau visum, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Pihak keluarga yang berada di Sulawesi Tengah (Sulteng) pun enggan untuk melakukan otopsi, sehingga korban langsung dibawa oleh pihak keluarga untuk dikebumikan di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).

â&;&;Diduga korban mengakhiri hidupnya karena stress orang tuanya pisah. Meski demikian, belum diketahui secara pasti motif dari peristiwa gantung diri tersebut. Korban sendiri merupakan siswa disalah satu SMP di Boalemo dan tinggal bersama tantenya. Sedangkan orang tuanya berada di Kecamatan Lambunu, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah. Oleh karena itu, korban sudah dibawa kerumahnya di Sulteng, untuk dikebumikan,â&;&; kata Alumnus Akpol 1999 yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolres OKU Selatan ini.(jc/hg)

Share