Gerakan

Gerakan "Jateng di Rumah Saja" Jadi Spirit Masyarakat Perangi Covid-19

Terbaiknews - SEMARANG- Gerakan " Jateng di Rumah Saja" yang dicetuskan oleh Gubernur Jawa TengahGanjar...

SEMARANG, - Gerakan " Jateng di Rumah Saja" yang dicetuskan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menuai respons dari berbagai kalangan.

Gerakan yang sedianya akan diberlakukan pada 6-7 Februari mendatang ini merupakan gerakan serentak masyarakat di 35 kabupaten/kota di Jateng untuk tetap tinggal di rumah selama dua hari.

Cara tersebut dinilai dapat menjadikan spirit gerakan yang memberikan solusi sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah.

Epidemiolog Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Dr Budi Laksonomenilai gerakan Jateng di Rumah Saja bisa menjadi cara terbaik guna mencegah penularan Covid-19.

"Kebijakan ini yang terbaik yang bisa dibuat. Sangat efektif bila semua bupati/wali kota sebagai pemegang wilayah bisa ikuti dan laksanakan," jelasnya kepada Kompas.com, Rabu (3/2/2021).

Jateng di Rumah Saja, Pasar Tradisional dan PKL di Semarang Tetap Beroperasi

Menurutnya, kesadaran masyarakat masih kurang dalam menerapkan protokol kesehatan.

Namun, Budi optimistis penularan Covid-19 dapat menurun apabila masyarakat mematuhi aturan gerakan "Jateng di Rumah Saja".

"Ini cara terbaik yang bisa dilakukan. Cuma melihat masyarakatnya masih banyak yang seenaknya. Jadi perlu penegakkan aturan yang tegas dan harus ada sanksi bagi yang melanggar," ucapnya.

Budi menambahkan, sejauh ini penanganan di rumah sakit sudah berjalan optimal dan melakukan yang terbaik dalam pelayanan pasien Covid-19.

"Menurut kajian kami, sudah maksimal. Kalau ada perbaikan, maka update pengalaman antar RS perlu ditingkatkan," ungkapnya.