Kepramukaan Laboratorium bagi Anggota Pramuka di Nagekeo, Ini Kegiatannya

Kepramukaan Laboratorium bagi Anggota Pramuka di Nagekeo, Ini Kegiatannya

Terbaiknews - Laporan Reporter POS-KUPANG.COMGordi Donofan POS-KUPANG.COM | MBAY --Ketua Panitia kegiatan...

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY --Ketua Panitia kegiatan Perkemahan Terpadu Tingkat Kabupaten, Cristoforus Egho, menginginkan agar kegiatan Kepramukaan menjadi "laboratorium" bagi anggota Pramuka se Kabupaten Nagekeo.

Cristo menegaskan laboratorium dimaksud adalah tempat belajar yang menjadi sumber disegala bidang esktrakulikuler.

Sebab, kata Cristo dalam kegiatan Pramuka bukan saja belajar soal teori tapi juga praktek langsung yang mana akan menjadi pembelajar didalam kehidupan bermasyarakat.

"Jumlah semua peserta dan pembina ada 554 orang. Kegiatan ini sangat bermakna bagi peserta. Ini pembelajaran bagi pembina, anggota kegiatan ini diharapkan bisa memberikan pengalaman yang berarti begitu juga ada nilai tambah untuk mereka masing-masing seperti yang kita buat sini seragam satu model sampai di sana atau tempat kerja masing-masing," papar Cristoforus, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (15/8/2019) pagi.

"Ini namanya Laboratorium untuk belajar dan pembelajaran bagi semua peserta didik maupun pembinanya yaitu pengalaman. Tambahan ilmu bagi Pembina karena dia harus aplikasikan itu ketika pulang," sambung Cristoforus.

Ia mengatakan kegiatan ini bisa merangsang peserta didik dan menambah motivasi untuk selalu belajar tentang Pramuka.

Ada hal yang menjadi motivasi mereka adalah ketika peserta lain tampil sedangkan ada yang tidak bisa, tentu mereka akan belajar kenapa yang lain bisa kita tidak bisa.

Sementara sama-sama anggota Pramuka. Spirit dan semangat seperti ini harus ditingkatkan sehingga ada nilai tersendiri bahwa perjuangan untuk meningkatkan prestasi itu ada.

• Aneka Trik Masyarakat TTS Demi Foto Bersama Ahok, Ancam Akan Diceraikan Hingga Sengaja Bertanya

• BREAKING NEWS -Ancam Unggah Foto Telanjang, Seorang Wanita di TTU Lapor Akun Phutryy ke Polisi

"Ada yang lihat saja, ada yang berbuat sesuatu. Pasti timbul rasa motivasi dari dalam diri. Kenapa mereka bisa, saya tidak bisa. Inilah yang merangsang mereka untuk belajar giat dan tekun lagi kedepan. Kita harapkan agar mereka mau belajar serius," ujarnya.

Ia mengaku selama proses pembelajaran tentu pendidikan karakter yang paling penting. Karakter harus dibentuk sehingga akan melahirkan generasi yang bermartabat dan berbudi luhur.

Bersikap sopan santun dan saling menghargai. Dalam kegiataan Pramuka anak-anak diajarkan bagaimana memperlakukan sesasama anggota dan juga bukan anggota Pramuka.

"Ini yang kita ajarkan. Tidak saja soal Pramuka tapi juga soal karakter mereka," ujarnya. (*)