Diduga Terlantarkan Ibu Hamil hingga Meninggal, Direktur RSUD Bulukumba Diperiksa Polisi

Diduga Terlantarkan Ibu Hamil hingga Meninggal, Direktur RSUD Bulukumba Diperiksa Polisi

Terbaiknews - BULUKUMBAKOMPAS.com- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sulthan Daeng Radja BulukumbaH...

BULUKUMBA, KOMPAS.com- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, H Abdur Rajab, memenuhi panggilan sebagai saksi atas dugaan penelantaran seorang ibu dan anaknya hingga meninggal dunia.

Pemeriksaan itu berlangsung di Ruangan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Reskrim Polres Bulukumba, Sulawesi Selatan. Selasa (15/9/2020).

Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Bulukumba Aipda Ahmada Fatir mengatakan, Abdur Rajab telah diperiksa dengan melayangkan 24 pertanyaan.

"Pemeriksaan berjalan dengan lancar dan telah melakukan klarifikasi kepada Direktur, terkait bagaimana pelayanan rumah sakit, apakah sesuai dengan SOP atau tidak," kata Ahmad saat ditemui Kompas.com, Selasa.

Diduga Ditelantarkan, Ibu Hamil yang Hendak Bersalin Meninggal di RSUD Bulukumba

Selain memeriksa Rajab, pihaknya juga akan memanggil bidan dan dua orang dokter jaga di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Bulukumba.

"Jadi dalam waktu dekat ini akan panggil bidan dan dua dokter mereka adalah dr Rk dan dr As. Nantinya dimintai keterangan bagaimana ketika pasien masuk di UGD," tuturnya.

Setelah bidan dan Dokter diperiksa, polisi juga akan memanggil Kepala Satuan Medik Fungsional (SMF) Obstetri dan GinekologiRSUDBulukumbadr Rizal Ridwan Dappi.

Pengacara Rajab, Hendra Wahyudi, mengatakan kliennya ditanya polisi soal prosedur pelayanan pasien di RSUD Bulukumba.

Sebelumnya diberitakan Andi Rasti, warga Kelurahan Ela-Ela, Kecamatan Ujung Bulu, KabupatenBulukumba, Sulawesi Selatan, meninggal dunia bersama bayinya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Jumat (7/8/2020).

Hasil Rapid Test, Bayi yang Ditelantarkan oleh Ibunya di Palmerah Reaktif

Andi Haris Ishak, ayah Rasti, mengatakan selama berada di ruang bersalin rumah sakit anaknya tidak mendapat penanganan dokter. Padahal, Rasti sudah mengeluh kesakitan.