Cabuli Korban Pemerkosaan, Petugas Perlindungan Anak Dituntut 15 Tahun Penjara

Cabuli Korban Pemerkosaan, Petugas Perlindungan Anak Dituntut 15 Tahun Penjara

Terbaiknews - LAMPUNG– DApetugas perlindungan anak Lampung Timur dituntut 15 tahun penjara lantaran...

LAMPUNG, – DA, petugas perlindungan anak Lampung Timur dituntut 15 tahun penjara lantaran mencabuli anak yang didampinginya.

Oleh Jaksa Penuntut Kejari Lampung Timur, petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur ini dinyatakan terbukti mencabuli NF (13).

Kasipenkum Kejati Lampung, Andrie W Setiawan mengatakan, terdakwa dituntut 15 tahun penjara.

Persidangan telah dilakukan secara tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Sukadana pada Selasa (2/2/2021) kemarin.

Pasal yang didakwakan yakni, Pasal 81 ayat (1) Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 76D UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Terdakwa dituntut selama 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 800 juta,” kata Andrie saat dihubungi, Rabu (3/2/2021).

Petugas Perlindungan Anak Lampung Timur yang Cabuli Korban Perkosaan Menyerahkan Diri

Andrie menambahkan, sidang putusan rencananya akan digelar pada Selasa (9/2/2021) pekan depan.

Terkait tuntutan itu, Direktur LBH Bandar Lampung, Chandra Muliawan yang mendampingi korban NF berpendapat seharusnya tuntutan terhadap terdakwa adalah 20 tahun penjara.

Chandra menambahkan, pada proses persidangan, korban NF mengaku disetubuhi dengan iming-iming dan ancaman. Korban juga pernah ditawarkan kepada orang lain oleh terdakwa.

“Ironisnya peristiwa ini terjadi saat korban sedang di bawah pengampuan terdakwa setelah menjadi korban persebutuhan terhadap anak di bawah umur yang pernah dialami sebelumnya,” kata Chandra.