Bupati Batang Wihaji: Kita Pahami Suasana Kebatinan Pak Ganjar, tetapi Rakyat Butuh Makan

Bupati Batang Wihaji: Kita Pahami Suasana Kebatinan Pak Ganjar, tetapi Rakyat Butuh Makan

Terbaiknews - KOMPAS.com - Bupati Batang Wihaji menegaskan tak akan menutup semua pusat keramaian pelaksanaan...

KOMPAS.com - Bupati Batang Wihaji menegaskan tak akan menutup semua pusat keramaian pelaksanaan gerakan Jateng di rumah saja.

Menurutnya, setelah mencermati surat edaran dari Gubernur Jawa TengahGanjar Pranowo, ada poin terkait memahami suasana kebatinan rakyat.

“Surat edaran sudah saya baca, ada poin akhir yang harus kita lihat kondisi lokal Batang dengan menerjemahkan SE tersebut yang harus memahami suasana kebatinan rakyat, seperti pedagang somai, mi ayam keliling atau para pelaku UMKM yang mendapat rejeki di hari libur akhir pekan,” kata Wihaji, Rabu (3/2/2021).

Usulan Ganjar soal Jateng di Rumah Saja, Wali Kota Solo: Tak Efektif, jika...

“Di situ (akhir pekan) aktivitas ekonomi rakyat mendapatkan rezeki, kita memahami suasana kebatinan Pak Gubernur, tapi kita harus memahami suasana kebatinan rakyat Batang. Rakyat butuh makan,” tambah dia.

Untuk itu, menurutnya, pihaknya tidak akan seluruh tempat keramaian di Batang akan ditutup di tanggal 6 dan 7 Februari 2021.

Gerakan Jateng di Rumah Saja Diterapkan 6 dan 7 Februari, Ini Penjelasan Lengkapnya

Terapkan protokol kesehatan

Bupati Batang Wihaji: Kita Pahami Suasana Kebatinan Pak Ganjar, tetapi Rakyat Butuh MakanANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pras Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Jumar (3/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia.

Menurutnya, pencegahan penularan Covid-19 tak harus dengan melakukan penutupan pusat keramaian.

Hal itu bisa dilakukan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan.

untuk mencegah penyebaran Covid-19 itu tidak harus melarang orang beraktivitas keluar rumah atau melakukan penutupan pasar dan tempat keramaian, tapi cukup dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Poin penting bagi saya adalah protokol kesehatan yang diperketat, itu yang saya kira siap menjalankan SE gubernur, tetapi dengan menerjemahkan suasana lokal Batang,” ungkap Wihaji.

Gerakan Jateng di Rumah Saja, Wali Kota Solo: Kita Coba, Sesuai Instruksi Gubernur