Tetap Terapkan Protokol Kesehatan, Bioskop Hingga Konser Musik Diizinkan

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan, Bioskop Hingga Konser Musik Diizinkan

Terbaiknews - SERANG(KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengizinkan berbagai kegiatan usaha di masa adaptasi...

SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengizinkan berbagai kegiatan usaha di masa adaptasi kebiasaan baru, mulai dari bioskop hingga konser musik. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Wali Kota Serang (Perwal) Nomor 18 tahun 2020 tentang penerapan tatanan kenormalan baru.

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, bioskop hingga konser musik di Kota Serang sudah diperbolehkan beroperasi. Hal tersebut sebagai langkah menghidupkan kembali perputaran ekonomi di daerah.

“Ya tentu, saya kira selama mengikuti protokol kesehatan itu semua tidak masalah. Termasuk penyembelihan hewan kurban,” kata Syafrudin, seusai menghadiri Musda IV Golkar Kota Serang, di sebuah hotel di Kota Serang, Rabu (22/7/2020).

Ia mengatakan, kegiatan lainnya di Kota Serang juga diizinkan dibuka kembali, termasuk pelaksanaan Salat Iduladha 1441 Hijriah.

“Sekarang ini kan sudah masa transisi new normal, artinya semua kegiatan usaha bisa. Yang penting menggunakan protokol kesehatan, kemudian kapasitasnya pun hanya diperbolehkan 30 persen saja,” ujarnya.

Syafrudin mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat dengan satuan tugas mengenai aturan penyelenggaraan Salat Iduladha.

“Nanti aturannya kami mengikuti Pemerintah Pusat saja. Saya kira tidak masalah selama menerapkan protokol kesehatan, baik di masjid maupun lapangan tidak ada masalah,” ucapnya, Rabu (22/7/2020).

Syafrudin mengatakan, selama masyarakat tertib dan mengikuti aturan dengan tidak melanggar protokol kesehatan, angka penyebaran Covid-19 dapat menurun. Sehingga tidak terjadi gelombang kedua Covid-19 di Kota Serang.

“Tentu saja semua orang pun takut (gelombang kedua Covid-19), tapi ini kan aturan dari pemerintah pusat dan kami harus mengikuti,” tuturnya.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas mengatakan, Pemkot Serang mengizinkan beberapa sektor usaha untuk dibuka kembali, termasuk kegiatan yang melibatkan banyak orang seperti konser musik.

“Itu juga dilakukan untuk memulihkan sektor ekonomi. Kalau secara regulasi (konser musik) memang diperkenankan, namun dengan persyaratan,” katanya.

Seperti jumlah penonton yang dibatasi, yakni hanya 30 persen dari kapasitas ruangan atau luas tempatnya serta mengutamakan protokol kesehatan dan menjaga jarak aman minimal tiga meter antar penonton.

“Jadi kami utamakan nilai ekonominya. Kalau konser ini besar atau tidak ke masyarakat dan tentunya kami akan pertimbangkan,” ujarnya.

Meski demikian, apabila kegiatan yang melibatkan banyak orang tersebut dapat menjadi sumber penyebaran Covid-19, Pemkot Serang memastikan tidak mengizinkan.

“Ya tergantung (penyebaran Covid-19), kalau ada potensi penyebaran ya tentu saja tidak diperkenankan dulu kegiatannya,” tuturnya. (Rizki Putri/RI)*