Pertama Kali PON Digelar di Dua Provinsi, Basuki Minta Pemprov Aceh dan Sumut Pro-Aktif

Pertama Kali PON Digelar di Dua Provinsi, Basuki Minta Pemprov Aceh dan Sumut Pro-Aktif

Terbaiknews - JAKARTAKOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta...

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) pro-aktif untuk mendapatkan bantuan pembangunan infrastruktur dari pusat.

Hal ini dilatarbelakangi dengan rencana dukungan infrastruktur dari Kementerian PUPR dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional ( PON) XXI di Aceh dan Sumut pada tahun 2024 mendatang.

“Pemerintah Daerah (Pemda) susun dulu masterplan-nya, infrastruktur apa saja yang akan di bangun di Aceh dan Sumatera Utara," ucap Basuki dikutip dalam keterangan persnya, Senin (1/2/2021).

Setelah penyusunan master plan tuntas, Pemdadiminta untuk mengetahui infrastruktur mana saja yang membutuhkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan mana yang APBD.

Untuk venuerenang, Basuki menyarankan agar dibangun dengan konsep semi outdoor seperti di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, DKI Jakarta.

"Sehingga, perawatannya tidak terlalu mahal. Jangan hanya membangun, tetapi keberlanjutannya juga harus dipikirkan," lanjut Basuki.

Selesai Dibangun, Empat Venue PON XX Papua Siap Diserahkan ke Pemda

Perlu diketahui, PON XXI 2024 merupakan kali pertama diselenggarakan di dua tempat yakni, Provinsi Aceh dan Sumut.

Terpilihnya kedua provinsi tersebut sebagai tuan rumah bersama penyelenggaraan PON XXI 2024 dalam Rapat Tahunan KONI Pusat Tahun 2018.

Namun, Surat Keputusan (SK) penetapan resmi tersebut baru diberikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga ( Menpora) pada November 2020.

Ketentuan ini ditetapkan setelah dilakukan revisi aturan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 tahun 2007.