41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Terbaiknews - LUWU–Sebanyak 41 rumah warga terdampak akibat pelebaran jalan di Desa Pajang Kecamatan...

LUWU, –Sebanyak 41 rumah warga terdampak akibat pelebaran jalan di Desa Pajang Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Arsap, warga Desa Pajang mempertanyakan proses ganti rugi yang selama ini hanya sekadar janji manis semata.

“Jadi kami bingung karena tidak ada sosialisasi terkait ganti rugi, yang ada sosialisasi akan dibangun atau pelebaran jalan. Sementara proyek pelebaran jalan ini akan menelan lahan warga termasuk tanaman produktif,” kata Arsap saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (22/9/2020).

Polisi Sebut Kondisi Bocah yang Dicekoki Miras di Luwu Timur Sehat

Arsap mengatakan, warga sangat mendukung adanya pelebaran jalan ini.

Namun, sebaiknya adanya pembahasan mengenai nominal ganti rugi yang akan diterima warga.

“Kami setuju dengan pelebaran jalan kalau ada ganti rugi.Ini menyangkut kerugian, terutama rumah dan tanaman produktif yang menjadi sumber mata pencaharian warga di sini seperti cengkeh, kopi, kakao terkena imbas,” ucap Arsap.

2 Bulan Setelah Diterjang Banjir Bandang, Desa Wara di Luwu Utara Masih Terendam

Sementara itu,Manajer Kajian Kebijakan Walhi Boy Even Sembiring menilai, pelebaran jalan di Kecamatan Latimojong sangat membantu warga untuk dapat menjual hasil bumi ke kota.

"Ini yang sangat disayangkan tanaman produktif warga terkena dampak tidak mendapatkan dana konpensasi. Beberapa warga mengeluhkan hal itu,” ujar Boy.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Luwu menyebut pelebaran jalan di empat desa di Kecamatan Latimojong, menyebabkan sedikitnya 41 rumah warga terdampak.

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin mengatakan, Pemkab Luwu berkomitmen untuk memberikan biaya relokasi bagi warga yang terdampak.

"Ini sudah komitmen Bupati Luwu, Basmin Mattayang, bahwa Pemda tidak serta membangun tanpa mempertimbangkan dampak bagi warganya,” kata Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin.

Sofyan Thamrin mengatakan, untuk besaran biaya relokasi masih dihitung setiap rumah.

”Anggarannya sudah ada di APBD. Tinggal nilainya yang sementara dihitung,” tutur Sofyan.

Diketahui, 41 rumah warga yang terdampak pelebaran jalan yakni di Desa Pajang, Ulusalu, Boneposi dan Desa Tolajuk.