4 Orang Tewas akibat Longsor di Banyumas, 1 Hilang

4 Orang Tewas akibat Longsor di Banyumas, 1 Hilang

Terbaiknews - SEMARANGKOMPAS.com-Bencana tanah longsor yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Sumpiuh,...

SEMARANG, KOMPAS.com-Bencana tanah longsor yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah menelan korban jiwa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mendapatkan laporan setidaknya ada empat warga tewas tertimpa reruntuhan bangunan akibat longsor.

Sementara, satu warga belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.

Dalam 2 Hari, Banyumas Dilanda 67 Tanah Longsor dan 11 Kejadian Banjir, 4 Orang Tewas

Plt. Kalakhar BPBD Jawa Tengah Safrudin menyebut longsor yang memakan korban jiwa tersebut terjadi di dua desa dalam Kecamatan Sumpiuh yakni Desa Banjarpanepen dan Desa Bogangin.

"Di Desa Banjarpanepen dilaporkan 1 KK yakni ibu dan dua anak meninggal dunia karena tertimbun runtuhan rumah akibat longsor. Sedangkan satu orang (ayahnya) masih dalam pencarian. Di Desa Bogangin ditemukan satu orang meninggal dunia dan sudah dimakamkan," kata Safrudin saat dihubungi, Selasa (17/11/2020).

Akibatnya, beberapa rumah warga rusak berat karena tertimpa tanah longsor setelah diguyur hujan deras pada Selasa (17/11/2020) dini hari.

"Ada dua rumah rusak berat karena lokasinya dekat dengan tebing yang longsor. Tapi tidak ada korban jiwa. dua KK telah dievakuasi karena rumahnya sudah hancur. Mereka telah diamankan dari lokasi kejadian," ucapnya.

Satu Keluarga Tertimbun Longsor Banyumas, Ibu dan 2 Anak Tewas, Bapak Belum Ditemukan

Atas kejadian tersebut, kata dia tim BPBD Banyumas sudah menerjunkan sejumlah personil bersama relawan, TNI/Polri dan masyarakat setempat.