Yang Perlu Diketahui Turis Soal Virus Corona di Korea Selatan

Yang Perlu Diketahui Turis Soal Virus Corona di Korea Selatan

Terbaiknews - JakartaCNN Indonesia -- Korea Selatan menjadi salah satu destinasi wisata populer di kalangan...

Jakarta, CNN Indonesia -- Korea Selatan menjadi salah satu destinasi wisata populer di kalangan turis Indonesia. Sayangnya, Negara Ginseng itu kini tengah dilanda wabah virus corona.
Penyebaran virus corona di Korea Selatan pertama kali terjadi di kawasan Daegu.
Selain Daegu, virus corona juga sudah menyebar dengan masif di Gyeongbuk, Gyeonggi, Gyeongnam, Busan, Seoul, dan Gwangju.

Pilihan Redaksi
  • Yang Perlu Diketahui Turis Soal Virus Corona di Hong Kong
  • Yang Perlu Diketahui Turis Soal Virus Corona di Singapura
  • Yang Perlu Diketahui Turis Soal Virus Corona di Italia
Hingga Rabu (26/2), tercatat sebanyak 12 orang telah meninggal dunia dan 977 orang masih dalam perawatan intensif di rumah sakit akibat virus corona.
Pada Senin (24/2), pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) meningkatkan status perjalanan ke Korea Selatan menjadi waspada tingkat tinggi.
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in telah meningkatkan tingkat ancaman negara ke level empat yang merupakan level tertinggi.
Terakhir kali Negara Kpop ini menaikkan tingkat ancaman ke level empat adalah pada tahun 2009, ketika wabah influenza menewaskan lebih dari 260 orang.
Walau belum ditetapkan pemerintah Korea Selatan, peningkatan level keamanan ini dapat berarti pembatasan operasional transportasi umum dan penerbangan dari dan ke Korea Selatan, pembatasan kunjungan turis mancanegara, penutupan kota terdampak, dan meliburkan kantor dan sekolahan.
Dikutip dari situs resmi Badan Pariwisata Korea Selatan, saat ini seluruh festival telah ditunda atau dibatalkan demi mengantisipasi penyebaran virus mematikan tersebut.
Festival yang dibatalkan ialah; Nonsan Strawberry Festival, Uljin Snow Crab Festival, Pohang Guryongpo Snow Crab Festival, Samcheok Snow Crab Festival, Gwangyang Maehwa Festival, Wondong Maehwa Festival, Busan International Buddhism Expo, Haenam Ttangkkeut Maehwa Festival, Miryang Arirang Marathon.
Dan festival yang ditunda penyelenggaraannya ialah; Yeongdeok Snow Crab Festival, Jeju Cafesta, Seoul Comic World, Busan Comic World.
Selain itu, museum dan taman telah ditutup sementara, dan empat istana kerajaan, (Istana Gyeongbokgung, Istana Deoksugung, Istana Changdeokgung, Istana Changgyeonggung), Kuil Jongmyo, dan makam kerajaan telah menghentikan layanan tur wisata dengan pemandu hingga batas waktu yang tak ditentukan.
Namun pengunjung masih bisa mengunjungi Taman Huwon dan Kuil Jongmyo tanpa pemesanan sebelumnya.
Wisatawan disarankan untuk memeriksa situs web resmi objek wisata sebelum berkunjung.
Bagi yang hendak berkunjung ke Korea Selatan dalam waktu dekat, sebaiknya mempertimbangkan kondisi yang sedang terjadi di Korea Selatan saat ini dengan mengunjungi situs-situs resmi pemerintah Korea Selatan.
Yang membatalkan perjalanan, silakan menghubungi pihak maskapai dan hotel dari jauh hari sehingga bisa mendapatkan pengembalian dana dengan jumlah yang tidak terlalu mengecewakan.
Bagi yang baru pulang dari Korea Selatan sebaiknya langsung memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat, terutama yang pulang dalam keadaan demam, bersin, atau batuk.
Berikut sejumlah nomor dan situs penting terkait virus corona di Korea Selatan:
1. Badan Pariwisata Korea Selatan (dalam bahasa Indoesia):Âhttps://www.visitkorea.or.id/
2. Badan Pariwisata Korea Selatan (dalam bahasa Inggris):Âhttps://english.visitkorea.or.kr/
3. Kementerian Pariwisata Korea Selatan:Âhttps://www.mcst.go.kr/english/index.jsp
4. Situs berita Korea Selatan dalam bahasa Inggris:
- Korea Herald:Âhttps://www.koreaherald.com/
- Yonhap:Âhttps://en.yna.co.kr/
5. CDC Korea Selatan: https://www.cdc.go.kr/cdc_eng/
[Gambas:Video CNN]
(ard)
Yang Perlu Diketahui Turis Soal Virus Corona di Korea Selatan Petugas kesehatan di stasiun kereta bawah tanah Seoul, Korea Selatan. (AP Photo/Ahn Young-joon)