Perjalanan Kecilku (Bag 2): Apakah di Singapura Ada Madrasah?

Perjalanan Kecilku (Bag 2): Apakah di Singapura Ada Madrasah?

Terbaiknews - Kami terbangun setelah semalaman istirahat di hotel. Alhamdulillah tenaga kami seudah mulai...

Kami terbangun setelah semalaman istirahat di hotel. Alhamdulillah tenaga kami seudah mulai terkumpul kembali. Kami melihat handphone untuk mengetahui apakah sudah masuk waktu shubuh aatau belum. Kamipun membersihkan diri secara bergantian untuk Âpersiapan melaksanakan shalat shubuh. Seusai shalat shubuh, kami bersiap-siap kembali untuk Âmerapikan barang bawaan sebelum ada instruksi untuk turun.Â

Sekitar jam enam kamipun turun untuk check out dari hotel. Matahari masih tertidur di peraduan, ketika kami turun Âke halaman hotel. Mungkinkah matahari Âterlelap, ataukah masih enggan menyapa kami yang mengintipnya terlalu pagi?. Lama terasa kami menunggu bus yang tak kunjung datang menjemput kami.Â

Kami berbincang, bercanda, berfoto, dan terkadang diselipi diskusi kecil-kecilan, hingga tak terasa matahari mulai menggeliat menampakkan sinarnya.Setelah menunggu sekian lama, buspun datang. Kami segera duduk di kursi masing-masing tanpa nomor. Guide segera menyampaikan perihal singapura.mulai dari larangan-larangan yang tidak boleh dilakukan di negeri ini, diantaranya tidak boleh merokok dan meludah sembarangan kalau tidak ingin kena denda.

Di depan sebuah masjid bus kami berhenti.Ternyata tempat yang ingin dituju ada di sekitar situ.Masjid muhajirin, itu nama masjidnya. Meski tidak sebesar masjid di kota besar yang ada di Indonesia, tapi bangunan masjid ini sangat rapi dan bagus arsiteknya

Perjalanan Kecilku (Bag 2): Apakah di Singapura Ada Madrasah?
Dokpr
i

Saya dan rombongan segera turun menuju sebuah bangunan.Seseorang menyambut Âdan menyapa kami sambil tersenyum dengan ramahnya.Kemudian beliau mengarahkan kami ke sebuah ruangan.Sambil berjalan, saya mengamati bangunan yang ada. Sangat rapi, bersih dan tata eksterior yang sangat bagus. Saya terkagum dalam hati dan terkadang saya ungkapkan rasa kagum saya kepada teman.

Kami dipersilahkan masuk dan duduk di kursi yang sudah disediakan.

beberapa orang dari pihak sekolah hadir disitu.Sepertinya mereka adalah tenaga pengajar dan staf di sekolah tersebut. Sambutan dari pihak sekolah mengawali pertemuan ini, yang selanjutnya disambung dengan tenaga pengajar lainnya yang memaparkan program-program di lembaga tersebut. Yang ternyata beliau adalah warga Indonesia dari kabupaten Gresik yang sudah menetap disana.

Selanjutnya kesempatan dari pihak kami yang diwakili oleh dosen pembimbing kami. Beliau juga menyampaikan tujuan kami mengunjungi sekolah ini dan beberapa hal lainnya. Tak lupa acara dilanjutkan dengan tanya jawab.

Selanjutnya kami diberikan kesempatan untuk berkeliling dan melihat-lihat kelas sesuai tingkatan kami dalam mengajar. Â Ada yamg di bagian tingkat dasar, ada pula yang di bagian tingkat menengah.

kamipun keluar dan melihat sebuah gedung megah Âbertingkat dengan tulisan "MADRASAH IRSYAD ZUHRI AL-ISLAMIAH".Â

Jika sebelumnya tak pernah terikir oleh kami bahwa disini ada madrasah. Tapi apa yang menjadi pertanyaan sebagian orang selama ini, sekarang terjawab sudah. Bahwa di negeri Singa Putih ini, terdapat madrasah yang sangat bagus.Dengan kualitas yang bersaing.

Perjalanan Kecilku (Bag 2): Apakah di Singapura Ada Madrasah?
Dokpri
Setelah berkeliling, kamipun kembali ke ruangan , yang ternyata di ruangan tersebut sudah tersedia makanan, yang kalau disana disebut nasi lemak (sama dengan di daerahku Baliatau kalau di Jawa disebut nasi uduk) lengkap dengan sambal goreng tempe n ikan serta kacang.Tak lupa di lengkapi sambal,telur dadar dan kerupuk. Rasanya mirip sekali dengan masakan Indonesia.Ada juga pilihan nasi biriyani.
VIDEO PILIHAN