Fujiyama dalam Kenangan-Banyak yang berhasil, tidak sedikit yang gagal

Fujiyama dalam Kenangan-Banyak yang berhasil, tidak sedikit yang gagal

Terbaiknews - Salah satu impian sejak masih kelas SMP adalah naik Gunung Fuji. Pertama kali mendengar kata...

Salah satu impian sejak masih kelas SMP adalah naik Gunung Fuji. Pertama kali mendengar kata â&;&;Fujiyama â&;&; saat masih duduk di bangku SMP Âdari lagu â&;&;Fujiyamaâ&;&; oleh Ibu Titiek Sandhora, yang diputar oleh Paman dari pita kaset, yang konon melodinya â&;&;dipinjamâ&;&; oleh Bapak alm. A. Riyanto dari sebuah lagu Jepang yang dibawakan oleh penyanyi termasyhur Nippon di era 1969, Hashi Yukio : â&;&;Kutsukake Tokijiroâ&;&;, lalu dibubuhi syair hasil karyanya, dan dijadikan sebuah lagu berbahasa Indonesia yang berjudul Fujiyama.

Lirik lagu Fujiyama yang ditulis oleh Bapak alm. A. Riyanto :

Menjulang sangat tinggi, Itu gunung Fujiyama
Sungguh indah pemandangan, Berkesan di hati

Reff:
Puncak penuh salju, Sangat putihnya
Aduuhh..., Berkilauan, menyilaukan
Menambah indahnya panorama
Aku ingin mendaki, Sampai di sana
Puncak gunung Fujiyama
Mari kawan-kawanku, Bertamasya bersamaku
Menikmati hawa segar, Selama liburan
Pasti engkau kagum Gunung Fujiyama
Indah..., Berkilauan menyilaukan
Bersinar sedap dipandang mata
Mari kita mendaki, Sampai di sana
puncak gunung FujiyamaÂ

(Back to Reff.)

Saya tidak tahu, apakah Bapak alm. A. Riyanto sudah pernah mendaki Gunung Fuji dan sampai mencapai puncaknya sehingga beliau dapat melukiskan pemandangan indah dan udara yang segar. Yang pasti di dalam lirik lagu itu tidak dituliskan â&;&;kesulitan dan tantangan serta rintanganâ&;&; saat mendaki. Sebelum mendaki, saya tidak terlalu risau karena beberapa kali pengalaman mendaki Gunung Sinai di Mesir dan saat masih SMA pernah mendaki Gunung Gede-Pangrango dan Gunung Salak. Saya juga beberapa kali membaca dan mencatat cerita orang-orang di blog yang menulis tentang pendakian Gunung Fuji dan menginap di 8th station. Jadi rasanya PeDe banget bisa naik ke Fujiyama. Ternyataaaaâ&;¦ penasaran??? Silahkan dibaca sampai selesai yaaak.

Oh ya mungkin ada yang belum tahu tentang Fujiyama. â&;&;Gunungâ&;&; adalah yama, tapi disebut â&;&;sanâ&;&; ketika diucapkan menyambung dengan nama gunungnya. Menurut Wikipedia, Gunung Fuji (å¯&;士山 Fuji-san) adalah gunung tertinggi di Jepang terletak di perbatasan Prefektur Shizuoka dan Yamanashi, sekitar 100 km di sebelah barat daya Tokyo. Gunung Fuji terletak dekat pesisir Pasifik di pulau Honshu. Fuji dikelilingi oleh tiga kota yaitu Gotemba (timur), Fuji-Yoshida (utara) dan Fujinomiya (barat daya). Gunung setinggi 3.776m ini dikelilingi juga oleh lima danau yaitu Kawaguchi, Yamanaka, Sai, Motosu dan Shoji.

Gunung Fuji yang diperkirakan terbentuk sekitar 10.000 tahun lalu adalah simbol negara Jepang yang terkenal dan sering dikunjungi pendaki gunung maupun wisatawan. Meskipun gunung berapi aktif namun kemungkinan letusannya rendah. Gunung Fuji terakhir kali meletus tahun 1707â&;&;1708.

Sekitar 200.000 orang mendaki Gunung Fuji setiap tahunnya, 30% di antaranya orang asing. Tenggat waktu yang paling populer bagi para pendaki adalah dari 1 Juli hingga 27 Agustus. Pendakian bisa memakan waktu 3 hingga 7 jam sementara penurunan gunung mencapai sekitar 2 hingga 5 jam.

Jelang usia setengah abad, tepatnya di tanggal 08 Juli 2018, saya dan suami memulai perjalanan dari Shinjuku Expressway Bus Terminal menuju Kawaguchiko Station karena berencana untuk menginap di Kawaguchiko (bukan di 8th station) maka kami menumpang Bus setelah makan siang.

Fujiyama dalam Kenangan-Banyak yang berhasil, tidak sedikit yang gagal
Penunjuk arah menuju terminal Expressway Bus di Shinjuku. Sumber : koleksi pribadi

Fujiyama dalam Kenangan-Banyak yang berhasil, tidak sedikit yang gagal
Expressway bus di Shinjuku. Sumber : koleksi pribadi

Fujiyama dalam Kenangan-Banyak yang berhasil, tidak sedikit yang gagal
Dinner menu udon terkenal di Hotou Fudo Kawaguchiko Station. Sumber : koleksi pribadi

VIDEO PILIHAN